Senin, 20 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

KM Barcelona Alami Musibah

Ini 9 Rumah Sakit yang Merawat Korban Kebakaran KM Barcelona 5

Ada 9 rumah sakit yang kini merawat penumpang yang jadi korban kebakaran KM Barcelona 5.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Ventrico Nonutu
Kolase Tribun Manado/Google Street View/Lantamal VIII Manado
RAWAT - Kolase foto Rumah Sakit Provinsi Sulawesi Utara dan KM Barcelona 5 pasca terbakar. Berikut 9 rumah sakit yang merawat korban kebakaran KM Barcelona 5. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut daftar rumah sakit yang merawat korban kebakaran KM Barcelona 5.

Ada 9 rumah sakit yang kini merawat penumpang yang jadi korban kebakaran KM Barcelona 5.

Sebanyak 41 korban yang kini mendapat perawatan.

Hal tersebut diungkap oleh Kepala Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Sulawesi Utara, dr Rima Lolong kepada Tribunmanado.co.id, Senin (21/7/2025). 

"Sebagian besar ada di Manado. Ada di Minut dan Bitung," jelas Rima.

dr Rima Lolong memastikan seluruh pasien mendapatkan penanganan terbaik dari rumah sakit

Ini daftar rumah sakit dan jumlah korban yang dirawat:

- RSUD Provinsi Sulut 10 orang (4 laki-laki, 6 perempuan) 

- RS Walanda Maramis 7 orang (1 laki-laki, 6 perempuan) 

- RS Bhayangkara 6 orang (1 laki-laki, 5 perempuan)

- RS Siloam 5 orang (1 laki-laki, 4 perempuan) 

- RSMN Bitung 4 orang (2 laki-laki, 2 orang) 

- RS Sentra Medika 4 orang (2 laki-laki, 2 perempuan) 

- RS Awaloei Manado Dendengan 3 orang (2 laki-laki, 1 perempuan). 

- RSUP Kandou 1 orang laki-laki

- RSUD Manado 1 orang laki-laki

Total 15 orang laki-laki, 26 perempuan 

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi Kunjungi Korban

Menteri Perhubungan (Menhub) RI Dudy Purwagandhi mengunjungi korban kebakaran kapal KM Barcelona 5 di terminal penumpang Manado, Senin (21/7/2025).

Tiba di Terminal penumpang, Dudy langsung berdialog dengan para korban yang masih beristirahat.

"Apa kabar semuanya, bagimana keadaan bapak ibu saat ini," tanya Dudy kepada beberapa korban.

Kata Dudy, mewakili Kementrian Perhubungan turud berbelasungkawa bagi korban yang mengalami musibah ini.

"Kami juga turun berbelasungkawa untuk korban yang meninggal dunia dalam musibah ini," jelas Dudy.

Menurut Dudy sampai saat ini beberapa korban masih sementara dicari oleh Basarnas Sulut.

"Kita pasti akan cari sampai para korban ketemu dan kami berharap mereka ditemukan dalam keadaan sehat.

"Saya juga berharap untuk semua korban yang bisa melewati trauma pasca kejadian ini," pungkasnya.

Kronologis dan Data

Kapal Motor Barcelona VA terbakar di perairan Pulau Talise, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Minggu (20/7/2025) siang. Api diduga berasal dari salah satu kamar penumpang.

Kapal ini membawa 571 penumpang dari Kabupaten Kepulauan Talaud dengan tujuan Pelabuhan Manado. 

Dari 571 penumpang, tiga orang dinyatakan meninggal. Dua orang lainnya dilaporkan hilang. Sisanya selamat. Termasuk nakhoda Ignus Bawotong dan 13 ABK.

"Dua korban hilang yang dilaporkan ke kami itu bernama Levi Aiba dan Hamen Langinan," ujar anggota staf Humas Basarnas Manado, Nuriadin Gumelang, mengemukakan, Senin (21/7/2025).

Tiga jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara yakni Asna Lapae (perempuan 50 tahun), Zakaria Tindiuling (laki-laki) dan Juliana Humulung (perempuan 40 tahun).

Korban meninggal adalah pasien yang sedianya akan dibawa berobat ke Kota Manado.

Sedangkan penumpang selamat lainnya telah pulang dijemput keluarga masing-masing. Mereka dibolehkan pulang setelah didata.

Sebagian lainnya masih dirawat di beberapa rumah sakit di Kota Manado dan Minahasa Utara akibat luka benturan dan trauma. 

Berdasarkan surat perintah berlayar, KM Barcelona 5 sebenarnya terjadwal Sabtu (19/7/2025) pukul 18.00 WITA. 

Namun keberangkatan diundur menjadi Minggu (20/7/2025) pukul 01.00 WITA karena alasan cuaca buruk.

KM Barcelona 5 yang diketahui milik PT Surya Pacific Indonesia saat dalam kondisi terapung di Perairan Talise, Minut. Berjarak kurang lebih 60 km dari Pelabuhan Manado. 

Api telah dipadamkan. Saat ini kapal dalam pengawasan tim patrol PLP Bitung.

Saat kapal terbakar, para penumpang masih sempat mengenakan live jacket. Lalu melompat ke laut. 

Tim evakuasi kemudian bergerak ke lokasi kejadian membantu menyelamatkan korban. Melibatkan tim gabungan. 

Di antaranya dari Basarnas, Brimob Polda Sulut, Bakamla Sulut, Lanal Manado, KSOP Manado dan dibantu warga sekitar Pulau Talise dan Pulau Gangga menggunakan kapal nelayan.

(TribunManado.co.id/ndo)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved