Breaking News
Jumat, 24 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bitung Sulawesi Utara

Hadiah di Tengah Razia, Warga Bitung Terharu Dapat Helm dari Polisi

Ada yang berbeda dalam pelaksanaan Operasi Patuh Samrat 2025 oleh Satuan Lalu Lintas Polres Bitung, Senin 14 Juli 2025.

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Chintya Rantung
fistel mukuan/tribun manado
HELM GRATIS - Operasi patuh samrat 2025 yang dilaksanakan depan Polres Bitung. Pengendara dapat helm gratis sebagai bentuk penghargaan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ada yang berbeda dalam pelaksanaan Operasi Patuh Samrat 2025 oleh Satuan Lalu Lintas Polres Bitung, Senin 14 Juli 2025.

Tak hanya menindak pelanggar lalu lintas, Kasat Lantas Polres Bitung, IPTU Muhammad Syarif Subarkah, justru memberi kejutan menyenangkan bagi pengendara yang tertib.

Helm gratis sebagai bentuk penghargaan (reward).

Operasi di hari pertama ini dilaksanakan di depan Polres Bitung.

Operasi yang digelar serentak di seluruh Indonesia ini akan berlangsung selama 14 hari, mulai dari 14 hingga 27 Juli 2025.

Dengan fokus pada peningkatan Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas).

Dari pantauan di lokasi, banyak pengendara yang tak memakai helm berbalik arah setelah melihat polisi.

Bahkan ada yang menggunakan knalpot racing hampir hampir celaka karena bukannya mengerem malam menarik tuas gas di dekat polisi.

Salah satu hal yang menarik, ada pengendara yang membonceng istri dan akannya memakai helm.

Sontak, langsung menghentikan pengendara tersebut dan berbagi helm.

Bahkan, ada juga ibu-ibu yang sampai bersuara keras menyebut alhamdulilah mendapat helm.

Kasat Lantas saat diwawancarai mengatakan, pihaknya hanya ingin memberikan motivasi positif kepada masyarakat. 

"Jadi selain melakukan penindakan kepada pelanggar, kami juga memberikan helm gratis sebagai bentuk apresiasi kepada pengendara yang sudah tertib, lengkap, dan mematuhi aturan,” ujar IPTU Syarif.

Dalam pelaksanaannya, Kasat katakan Satlantas Polres Bitung fokus pada pelanggaran-pelanggaran yang kerap luput dari perhatian, seperti:

• Pengendara yang tidak menggunakan helm

• Tidak memakai sabuk pengaman

• Kendaraan tidak layak atau tidak lengkap

• Pengendara yang ugal-ugalan dan melanggar etika berkendara

“Kami menindak tegas pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. 

Operasi ini bukan sekadar formalitas, tapi demi keselamatan bersama,” tegas Kasat Lantas.

Kasat Lantas juga memastikan bahwa selama operasi berlangsung, diupayakan akan ada helm gratis yang dibagikan setiap hari bagi pengendara yang sudah memenuhi standar keselamatan berkendara.

“Kami berharap dengan adanya reward ini, semakin banyak masyarakat yang sadar pentingnya tertib berlalu lintas. Yang sudah baik, kami beri apresiasi. Yang masih lalai, kami ingatkan dan tindak sesuai aturan,” tambahnya.

IPTU Syarif berharap dengan pendekatan edukatif ini, angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Bitung bisa terus ditekan, dan kesadaran masyarakat untuk mematuhi peraturan semakin meningkat.

“Keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab polisi, tapi tanggung jawab kita semua,” pungkasnya.(fis)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved