Kamis, 23 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sekolah Rakyat

Aturan Sekolah Rakyat, Utamakan Kedisiplinan Siswa

Sekolah Rakyat melarang siswa membawa handphone dan mewajibkan tidur pukul 9 malam .

Editor: Alpen Martinus
Meta AI
SEKOLAH RAKYAT: Ilustrasi guru. Aturan sekolah rakyat. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sekolah Rakyat ditargetkan akan beroperasi tahun ini.

Penjaringan siswa baru sudah dilakukan.

Pun untuk penjaringan para guru yang akan mengajar juga.

Sejumlah aturan soal pelaksanaan sekolah juga sudah ada, tinggal dilaksanakan.

Jelas aturan sekolah rakyat agak berbeda dengan sekolah biasanya.

Mereka akan dibentuk menjadi siswa disiplin.

Sekolah Rakyat melarang siswa membawa handphone dan mewajibkan tidur pukul 9 malam demi membentuk karakter disiplin dan membebaskan mereka dari ketergantungan gadget.

Kepala Sekolah Rakyat Sentra Handayani Jakarta Timur, Regut Sutrasto, menegaskan pihaknya melarang siswa membawa handphone selama mengikuti program pendidikan. Aturan ini berlaku penuh, termasuk akhir pekan.

“Enggak boleh (bawa ponsel). Sabtu-Minggu juga tidak boleh,” ujar Regut di Sentra Handayani, Jakarta, Kamis (10/7/2025).

Tujuan dari kebijakan ini adalah untuk mencegah ketergantungan anak-anak terhadap gadget.

Sebagai pengganti komunikasi langsung, Sekolah Rakyat menunjuk wali asuh sebagai penghubung antara siswa dan orang tua.

“Kalau orang tua mau kontak anak, bisa lewat wali asuh. Satu wali asuh mendampingi 10 anak dan mengawasi kegiatan keagamaannya,” jelas Regut.

Bangun Subuh, Tidur Teratur, Ibadah Diutamakan

Tak hanya larangan gawai, para siswa juga diajarkan disiplin waktu tidur dan bangun.

Regut menyebut, kebiasaan anak tidur larut malam perlahan diubah menjadi pola hidup sehat.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved