Amalan Islam
Sayyidina Ali dan Kisah Doanya saat Sakit yang Dikoreksi Nabi Muhammad
Sayyidina Ali juga menikahi putri Nabi, Sayyidah Fatimah, sehingga menjadikan kedekatan mereka tidak hanya dalam nasab, tetapi dalam hidup sehari-hari
Penulis: Rizali Posumah | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID - Dalam khazanah Islam, terdapat banyak doa dan amalan yang diajarkan langsung oleh Nabi Muhammad SAW kepada para sahabatnya.
Salah satunya adalah doa yang diamalkan oleh Sayyidina Ali bin Abi Thalib saat beliau mengalami sakit.
Sayyidina Ali bukanlah sosok asing bagi Nabi Muhammad.
Ia merupakan sepupu sekaligus menantu Rasulullah.
Ayahnya, Abu Thalib, adalah saudara kandung dari Abdullah, ayah Nabi Muhammad.
Selain itu, Sayyidina Ali juga menikahi putri Nabi, Sayyidah Fatimah, sehingga menjadikan kedekatan mereka tidak hanya dalam nasab, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai orang yang tumbuh dekat dengan Rasulullah, Sayyidina Ali banyak menyerap langsung ilmu dan amalan Islam dari beliau, termasuk doa-doa yang diamalkan dalam berbagai keadaan, termasuk saat sakit.
Diriwayatkan dalam sebuah hadis oleh Imam Tirmidzi, suatu ketika Sayyidina Ali sedang sakit dan memanjatkan doa kepada Allah SWT. Namun, saat itu ia mendapat teguran langsung dari Nabi Muhammad SAW.
Dalam hadis tersebut, Rasulullah memberikan koreksi terhadap cara Sayyidina Ali berdoa, sekaligus mengajarkan cara dan adab yang lebih baik dalam memohon kesembuhan kepada Allah.
Sayangnya, dalam kutipan ini belum disebutkan secara lengkap bentuk doa atau redaksi haditsnya.
Namun kisah ini mengandung pelajaran penting: bahwa dalam kondisi sakit sekalipun, Nabi Muhammad tetap membimbing sahabatnya agar menjaga adab, keyakinan, dan ketundukan penuh kepada Allah SWT dalam berdoa.
Berikut redaksi hadits tersebut:
كُنْتُ شَاكِيًا فَمَرَّ بِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا أَقُولُ اللَّهُمَّ إِنْ كَانَ أَجَلِي قَدْ حَضَرَ فَأَرِحْنِي وَإِنْ كَانَ مُتَأَخِّرًا فَارْفَغْنِي وَإِنْ كَانَ بَلَاءً فَصَبِّرْنِي فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَيْفَ قُلْتَ قَالَ فَأَعَادَ عَلَيْهِ مَا قَالَ قَالَ فَضَرَبَهُ بِرِجْلِهِ فَقَالَ اللَّهُمَّ عَافِهِ أَوْ اشْفِهِ فَمَا اشْتَكَيْتُ وَجَعِي بَعْدُ
Saya (Sayyidina Ali) pernah mengeluh, kemudian Rasulullah Saw lewat, sementara saya berkata; ‘Allohumma in kaana ajalii qod hadhoro fa-arihnii, wa in kaana mutaakhkhiron farfa’hu ‘annii, wa in kaana balaa-an fa shobbirnii.’
Kemudian Rasulullah SAW bersabda; ‘Apa yang engkau ucapkan?’
Kemudian ia mengulangi apa yang telah ia ucapkan. Kemudian beliau menendangnya dengan kaki beliau dan berdoa:
| Kunci Ampuh Atasi Susah Tidur Malam, Baca Doa Warisan Rasulullah SAW Ini |
|
|---|
| Panduan Lengkap Sholat Tahajud: Niat, Tata Cara, Waktu Terbaik dan Keutamaannya |
|
|---|
| Raih Keberkahan dan Hikmah, Inilah Doa Sebelum dan Sesudah Membaca Al-Qur'an |
|
|---|
| Doa Nabi Musa AS untuk Menembus Rintangan: Amalan yang Bikin Bani Israil Lolos dari Firaun |
|
|---|
| Amalan Islam, Bacaan Doa dari Nabi yang Berjuluk Israel, Cucu Nabi Ibrahim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/SAKIT-Ilustrasi-seorang-pria-terbaring-sakit-Gambar-dibuat-oleh-Meta-AI-pada-Minggu-29-Juni-2025.jpg)