Selasa, 28 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pemkab Boltim

Pemkab Boltim Sulawesi Utara Support Pembangunan Akademi Maritim di Motongkad

Kunjungan ini dalam rangka penjajakan rencana pembangunan Akademi Maritim Bakamla di wilayah Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
Diskominfo Boltim.
BAKAMLA - Wakil Bupati Boltim Argo V Sumaiku menerima kunjungan kerja Kepala Stasiun Badan Keamanan Laut (Bakamla) Kota Bitung, Selasa 24 Juni 2025 di kantor Bupati Boltim. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN -- Wakil Bupati Boltim Argo V Sumaiku menerima kunjungan kerja Kepala Stasiun Badan Keamanan Laut (Bakamla) Kota Bitung, Sulawesi Utara, Selasa 24 Juni 2025 di kantor Bupati Boltim.

Kunjungan ini dalam rangka penjajakan rencana pembangunan Akademi Maritim Bakamla di wilayah Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari program kerja Bakamla RI Tahun 2025 dan tindak lanjut dari amanat Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2014 tentang Kelautan.

Khususnya Pasal 61 mengenai tugas pokok Bakamla, serta Perka Nomor 20 Tahun 2021 tentang Struktur Organisasi SPKKL.

Bakamla RI menyampaikan rencana pembangunan Akademi Maritim di Kabupaten Boltim, yang membutuhkan lahan seluas 20 hektare.

Lokasi yang diusulkan berada di wilayah HGU Lonsiow, Kecamatan Motongkad, dan saat ini sedang dikaji kelayakan legalitasnya.

Wakil Bupati Argo V Sumaiku dalam menyambut baik inisiatif strategis nasional tersebut.

Ia menyampaikan kesiapan Pemerintah Daerah untuk memberikan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan tersebut.

"Kami menyampaikan apresiasi dan menyatakan kesiapan untuk mendukung penuh rencana pembangunan Akademi Maritim oleh Bakamla RI," ujarnya.

"Ini merupakan bentuk kepercayaan negara kepada Kabupaten Boltim sebagai wilayah strategis kemaritiman,” kata Argo.

Namun demikian, Wakil Bupati juga menekankan pentingnya koordinasi lebih lanjut dengan ATR/BPN terkait legalitas lahan yang akan dihibahkan.

Hal ini agar seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan hukum dan administratif.

Selain itu, turut dibahas alternatif pelabuhan pendukung yang dapat digunakan dalam mendukung aktivitas akademi kelak, yakni di Desa Paret, Kecamatan Kotabunan dan Desa Jiko, Kecamatan Motongkad.

“Kami menyadari pentingnya infrastruktur pendukung seperti pelabuhan. Karena itu, kami juga menyiapkan beberapa opsi lokasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan operasional Bakamla RI ke depan,” tambah Argo.

Pertemuan ini menjadi bagian awal dari rencana jangka panjang untuk memperkuat kehadiran kelembagaan nasional di wilayah pesisir Boltim.

Sekaligus mendorong transformasi daerah sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia kemaritiman di kawasan timur Indonesia.

Argo menegaskan Pemkab Boltim akan terus menjaga sinergi dan komunikasi intensif dengan Bakamla RI serta seluruh pemangku kepentingan agar rencana ini dapat terealisasi dengan baik. (Nie)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved