Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penerimaan Siswa Baru

Antrean Panjang Warnai Lapor Diri Siswa Baru di SMKN 1 Manado, Orang Tua Harap Proses Lebih Efisien

“Tidak ada masalah besar sebenarnya, hanya perlu ada petugas yang standby lebih banyak agar kami tidak bolak-balik tanya,” katanya.

Tribunmanado.com/Petrick Sasauw
LAPOR DIRI – Suasana lapor diri siswa baru SMKN 1 Manado, Sulawesi Utara, Selasa (24/6/2025). Orang tua ikut mendampingi proses administrasi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Hari pertama proses lapor diri siswa baru di SMK Negeri 1 Manado, Sulawesi Utara, diwarnai antusiasme tinggi, Selasa (24/6/2025). 

Ratusan orang tua dan calon siswa memadati sekolah sejak pagi. 

Namun di tengah semangat para peserta, sejumlah orang tua menyampaikan keluhan ringan soal panjangnya antrean dan alur pelayanan yang dianggap belum sepenuhnya lancar.

“Antreannya cukup panjang. Kami datang pagi tapi tetap harus menunggu lama. Mungkin ke depan bisa lebih diatur lagi alurnya supaya lebih cepat,” ujar Ningsih, salah satu orang tua calon siswa dari Kecamatan Sario.

Orang tua lainnya, Ridwan, menyebut bahwa koordinasi antar petugas perlu sedikit ditingkatkan khususnya dalam mengarahkan jalur dan tempat verifikasi dokumen.

Foto: Petrick Sasauw PADAT DAN TERTIB – Suasana lapor diri siswa baru SMKN
LAPOR DIRI – Suasana lapor diri siswa baru SMKN 1 Manado, Sulawesi Utara, Selasa (24/6/2025). Orang tua ikut mendampingi proses administrasi.

“Tidak ada masalah besar sebenarnya, hanya perlu ada petugas yang standby lebih banyak agar kami tidak bolak-balik tanya,” katanya.

Kendati demikian, para orang tua tetap mengapresiasi upaya pihak sekolah yang terus memberikan pelayanan dan bantuan selama proses berlangsung. 

Petugas sekolah terlihat sigap mengarahkan peserta dan menertibkan antrean yang sempat mengular di beberapa titik.

Ketua Panitia PPDB SMKN 1 Manado, Ronny Massie, mengatakan bahwa tahun ini sekolah menerima 540 siswa baru sesuai kuota yang tersedia. 

Para siswa terbagi dalam 15 rombongan belajar (rombel), masing-masing terdiri dari 36 siswa.

Baca juga: Lirik Lagu Sesalku - Selaksa, Andai Dulu Diriku Tak Ragu Tuk Ungkapkan Isi Hatiku

Baca juga: Transfer Pemain Manchester United: Mourinho Setuju, Jadon Sancho Berpeluang Dilego ke Fenerbahce

Menurutnya, animo pendaftar sangat tinggi, dengan total 660 orang yang mendaftar. 

Namun seleksi tetap mengacu pada sistem yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan, dan hanya siswa yang masuk daftar kelulusan resmi yang berhak melakukan pelaporan.(*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved