Selasa, 12 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Virus Hanta

Kasus Virus Hanta Terdeteksi di 4 Provinsi, Kemenkes Imbau Waspada Cara Penularannya

Berdasarkan data terbaru Kementerian Kesehatan RI per 19 Juni 2025, tercatat ada delapan kasus yang telah terkonfirmasi.

Tayang:
Istimewa/HO
PENULARAN - Kasus Virus Hanta Terdeteksi di 4 Provinsi, Kemenkes Imbau Waspada Cara Penularannya. Berdasarkan data terbaru Kementerian Kesehatan RI per 19 Juni 2025, tercatat ada delapan kasus yang telah terkonfirmasi. 

HFRS memiliki masa inkubasi selama 1-2 minggu.

Tipe penyakit virus Hanta selanjutnya adalah HPS atau Hantavirus Pulmonary Syndrome, yang hanya ditemukan di Benua Amerika.

Penyakit virus Hanta termasuk berbahaya karena bisa mematikan. Angka kematian masing-masing sindrom dari infeksi virus Hanta itu, yaitu 5-15 persen untuk HFRS dan 60 persen untuk HPS.

Gejala virus Hanta

Jika terinfeksi virus Hanta, gejala awal biasanya muncul sekitar dua minggu setelah terpapar.

Gejala penyakit virus Hanta pada tahap awal bisa meliputi:

  • Demam mendadak
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot

Beberapa penderita juga bisa mengalami sakit perut, diare, atau muntah.

Gejala lainnya akan berlanjut selama beberapa hari, biasanya sekitar 4 hari, terkadang 15 hari.

HPS

Pada orang yang terinfeksi tipe HPS, akan mengembangkan gejala berupa batuk dan sesak napas.

Gejala itu dapat menjadi parah dalam hitungan jam.

Gejala penyakit virus Hanta tersebut bisa terjadi karena cairan terkumpul di sekitar paru-paru dan tekanan darah menjadi rendah.

HFRS

Orang dengan penyakit virus Hanta tipe HFRS sering kali infeksinya ringan dan tidak menimbulkan gejala.

Pada orang lain, gejala HFRS muncul samar-samar dan mendadak berupa:

  • Demam tinggi
  • Nyeri otot
  • Sakit kepala
  • Mual

Namun, penyakit virus Hanta tipe ini juga bisa menyebabkan infeksi parah.

Jika mengalami infeksi parah, penderita HFRS bisa mengalami gejala berupa:

  • Tekanan darah sangat rendah (syok)
  • Produksi urine berhenti (anuria)
  • Urine atau tinja berdarah
  • Memar pada kulit
  • Gagal ginjal.

Tingkat keparahan HFRS bervariasi tergantung pada virus yang menyebabkan infeksi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved