Sekolah Rakyat
Kepala Sekolah Rakyat Akan Kerja 24 Jam, Ini Tujuannya
Agus Jabo berpesan, para kepala sekolah harus memiliki empati terhadap para pelajar yang belajar di Sekolah Rakyat.
Agus Jabo menambahkan, Sekolah Rakyat juga akan memiliki pamong, wali asuh, dan pendamping yang terus berinteraksi dengan siswa.
Tujuannya adalah membangun kepercayaan diri, memperbaiki kondisi kesehatan, serta memastikan perkembangan karakter yang positif.
“Yang tadinya kurang gizi, kita beri tambahan gizi. Yang tidak sehat, akan dibantu menjadi sehat. Yang tidak percaya diri, didampingi sampai tumbuh keberaniannya,” kata Agus.
Dia juga menekankan bahwa peran guru dan kepala sekolah dalam lingkungan Sekolah Rakyat tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendamping, pengasuh, dan figur orang tua bagi para siswa.
“Kepala sekolah dan guru harus punya basic berempati, berinteraksi. Sekolah ini harus interaktif, bukan hanya soal ilmu, tapi soal perhatian dan cinta,” ujar dia.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
| Info Lengkap Seleksi Tambahan Calon Guru Sekolah Rakyat Tahun 2025 Tahap II, Ada Jadwalnya |
|
|---|
| Daftar 16 Syarat Seleksi Guru Sekolah Rakyat Tahap 2, Ada 853 Formasi, Penempatan di 59 Lokasi |
|
|---|
| Terungkap Alasan Puluhan Siswa Sekolah Rakyat Mendadak Mundur, Kemensos Langsung Cari Pengganti |
|
|---|
| Ini 2 Sekolah Rakyat di Sulawesi Utara, Cek Daftar 100 Sekolah Lainnya se-Indonesia |
|
|---|
| Daftar 100 Sekolah Rakyat Beroperasi Juli 2025, Ada Dua di Sulawesi Utara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Daftar-Besaran-Gaji-Guru-Sekolah-Rakyat-Kemensos-Golongan-XVII-Capai-Rp7329000.jpg)