Senin, 27 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

TPPO di Manado

Identitas 3 Warga Manado yang Diamankan Polisi di Bandara Samrat Akan ke Kamboja, Diduga Korban TPPO

Ketiga korban ini hendak dikirim secara ilegal sebagai pekerja migran ke Kamboja

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Alpen Martinus
Kolase Tribun Manado
KAMBOJA: Tiga warga Manado diamankan polisi di Bandara Samrat, Sulawesi Utara, Minggu dan Selasa 15 dan 17 Juni 2025. Mereka diduga korban TPPO lantaran akan berangkat ke Kamboja. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Belum kapok, beberapa warga Sulawesi Utara ingin berangkat ke Kamboja.

Padahal banyak yang ditahan lantaran hendak menuju ke sana.

Tiga warga Sulawesi Utara berusaha untuk berangkat ke Kamboja.

Baca juga: 3 Warga Sulut Diduga Korban TPPO ke Kamboja Kembali Diselamatkan Polresta Manado 

Mereka dihentikan oleh polisi di Kawasan Bandara Sam Ratulangi Manado pada Minggu dan Selasa kemarin.

Mereka diamankan lantaran diduga menjadi korban TPPO.

Tujuan mereka tetap sama yaitu Kamboja.

Ketiga korban ini hendak dikirim secara ilegal sebagai pekerja migran ke Kamboja dengan modus sebagai scammer dan operator judi online. 

Kejadian pencegahan ini berlangsung pada dua waktu yang berbeda, yaitu pada hari Minggu, 15 Juni 2025 pukul 18.00 Wita dan hari Selasa, 17 Juni 2025 pukul 06.00 Wita, bertempat di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado 

Dua korban yang pertama diamankan satu laki-laki dan perempuan warga Bitung berinisial GG dan DR.

Sedangakan korban yang satunya lagi berinisial seorang laki-laki berinisial 
V M R alias Val warga Tomohon.

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata implementasi dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta instruksi langsung dari Kapolri dalam rangka pemberantasan TPPO di wilayah hukum Indonesia. 

Kapolsek Kawasan Bandara Sam Ratulangi, Ipda Masri, S.Sos., secara langsung memimpin dan mengawasi kegiatan pencegahan ini bersama personel Polsek Bandara yaitu Kanit Reskrim Aipda Sandy Panelewen SE dan Banit Reskrim Bripka Antonius Sangkay.

Kegiatan ini akan terus dilakukan sebagai komitmen kepolisian dalam melindungi masyarakat dari upaya eksploitasi melalui jalur migrasi ilegal. 

Atas upaya yang dilakukan oleh jajaran Polsek Bandara, pihak BP3MI Sulawesi Utara menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh. 

Polsek Bandara dinilai telah menunjukkan kinerja yang luar biasa dalam upaya pemberantasan TPPO dan perlindungan terhadap calon Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved