TPPO di Manado
3 Bulan Terakhir, Polresta Manado Gagalkan 19 Warga Diduga Korban TPPO, Ini Negara Tujuan Mereka
Polsek Bandara Sam Ratulangi yang menjadi garda terdepan untuk mencekal para agen perusahaan ilegal ini menipu warga Sulut.
Penulis: Ferdi Guhuhuku | Editor: Alpen Martinus
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Polresta Manado dipimpin Kombes Pol Julianto Sirait memiliki komitmen kuat dalam pemberantasan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Hal itu terbukti, sejak bulan April 2025 hingga Juni 2025, Polresta Manado melalui Polsek Kawasan Bendara Sam Ratulangi berhasil membongkar kasus TPPO.
Dari data yang diterima Tribun Manado com, Sabtu (14/6/2025) dalam tiga bulan terakhir sudah ada 19 warga Sulawesi Utara yang berhasil diselamatkan Polresta Manado.
Baca juga: Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Sirait Tegaskan Komitmen Berantas TPPO, Ini Imbauannya
19 warga ini diduga menjadi korban TPPO yang akan diberangkatkan secara ilegal ke Kamboja dan Thailand untuk bekerja di perusahaan scammer penipu online.
Polsek Bandara Sam Ratulangi yang menjadi garda terdepan untuk mencekal para agen perusahaan ilegal ini menipu warga Sulut.
Terbaru ada 4 warga Sulut yang diduga akan diberangkatkan ke Thailand namun berhasil diselamatkan oleh Polresta Manado di Bandara Sam Ratulangi Manado.
Kombes Pol Julianto Sirait menekankan pentingnya koordinasi lintas fungsi serta peningkatan deteksi dini terhadap potensi TPPO, khususnya yang menyasar kalangan rentan seperti perempuan dan anak.
Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk terus aktif memberikan edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat guna meningkatkan kesadaran akan bahaya TPPO.
Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk terus aktif memberikan edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat guna meningkatkan kesadaran akan bahaya TPPO.
Selain itu, Julianto juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak mudah tergiur dengan bujuk rayu maupun janji-janji manis yang kerap ditawarkan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Tawaran pekerjaan dengan iming-iming gaji tinggi di luar daerah maupun luar negeri patut dicurigai apabila tidak jelas prosedur dan legalitasnya.
“Masyarakat harus lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya begitu saja. Jangan sampai terjebak dalam situasi yang justru membahayakan diri sendiri. Laporkan segera ke pihak kepolisian jika menemukan indikasi yang mengarah pada TPPO,” ujar Julianto, Sabtu (14/6/2025).
Dengan langkah ini, Polresta Manado berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan terbebas dari praktik perdagangan orang serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan kejahatan tersebut. (FER)
| Identitas Pria yang Dicegah Satgas TPPO Sulut di Bandara Samrat Manado, Hendak ke Myanmar |
|
|---|
| Modus LLP Rekrut Wanita Sulut Jadi Pemandu Lagu di Papua, Diperintah Seorang Mami |
|
|---|
| Identitas PMI Sulut Diduga Korban Pemberangkatan Nonprosedural ke Brunei Darussalam, Sedang Sakit |
|
|---|
| Resmob Polda Sulut Amankan Tiga Warga yang Hendak ke Kamboja |
|
|---|
| YKYU dan Sekretaris JARNAS Bersama Polsek Bandara Bangun Sinergi Lawan Human Trafficking di Sulut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/TPPO-di-Manado-fdgdrghdrt.jpg)