Senin, 20 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bacaan Akitab

Bacaan Alkitab Keluaran 17:1-7, Renungan: Kalau Ada Damai Sejahtera

Satu hal yang sangat serius apabila bawahan sampai berani adu mulut dengan pimpinannya.

Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
Istimewa
ALKITAB: Ilustrasi Alkitab. Bacaan Alkitab Keluaran 17:1-7 

Membina kelompok kecil saya, dua tiga orang, harus belajar tahan diri menghadapi beragam karakter.

Apalagi Musa, menangani jutaan orang, tiap hari rasanya damai sejahtera itu pergi menjauh, kecuali kejengkelan yang bercokol di hati.

Maka sering orang berkata, “Lebih gampang berkhotbah di depan seribu orang (mass evangelism), daripada mengajar dua tiga orang yang tidak disiplin dan suka melawan.

Namun bagaimanapun, seorang pemimpin akan terus menjaga hatinya, karena dari situ akan terpancar kehidupan yang penuh damai sejahtera (Amsal 4:23).

Allah berjanji pada umat Israel memberi mereka damai sejahtera (Bilangan 6:26).

Bahkan damai sejahtera Kristus itu perlu menempati posisi ‘memerintah’ di hati kita (Kolose 3:15).

Seorang hamba Tuhan menyebut damai sejahtera itu sebagai ketenangan kasih.

Kita tidak pernah lupa gambaran lingkaran kanan, dalam Empat Hukum Rohani bukan?

Kalau Kristus yang bertahta, hasilnya adalah keserasian dengan rencana Allah (cf. Yohanes 14:27).

Lingkaran mana yang mencerminkan kehidupan kita?

Inspirasi: Exodus bagi Israel, lepas dari genggaman tangan Firaun.

Exodus bagi kita berarti keluar dari atmosfir ketegangan, untuk menikmati ketenangan dan keharmonisan di dalam Dia.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved