Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bolmong Sulawesi Utara

Supandri Damogalad Beri Penjelasan Terkait Hadiah Bagi Pemenang Lomba STQH XXVIII Bolmong 

Pemenang Lomba STQH tingkat Kabupaten Bolaang Mongondow belum mendapatkan hadiah pembinaan hingga saat ini.

|
Penulis: Sujarpin Dondo | Editor: Chintya Rantung
arthur rompis/tribun manado
STQH BOLMONG - Ketua LPTQ Bolmong Supandri Damogalad. Ia memberi penjelasan terkait hadiah pagi pemenang lomba STQH XXVIII Bolmong yang hingga kini belum diterima. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Lomba Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadits (STQH) tingkat Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara ke XXVIII sudah selesai sejak bulan April 2025 lalu.

Namun dibalik kesuksesan serta kemeriahan lomba tersebut ternyata para pemenang belum mendapatkan hadiah pembinaan atau santunan bagi pemenang.

Hal ini dikeluhkan sejumlah orang tua pemenang yang menyebutkan kalau hingga kini uang pembinaan belum diterima.

Terkait hal tersebut, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawati Qur'an (LPTQ) Kabupaten Bolmong Supandri Damogalad mengatakan setelah mengetahui hal ini, dirinya langsung berkoordinasi dengan Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Bolmong.

"Saya sudah tindak lanjuti karena bukan hanya satu dua orang tapi semua pemenang, alasannya terkendala kelengkapan berkas yang dari Kemenag," ucapnya kepada Tribun Manado Selasa (10/06/2025).

Supandri menjelaskan dirinya sebagai ketua LPTQ sudah mengecek sejak 2 minggu selesai acara.

"Sudah dua minggu saya cek dan ternyata sampai sekarang belum, tapi saat saya cek lagi hari ini proses berkas sudah di BKD," ucapnya.

Meski begitu Supandri mengatakan proses pembayaran uang pembinaan ini akan dilakukan hari ini.

"Sudah di proses hari ini kemungkinan kemungkinan sore sudah terbayar," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Bolmong Shabri Makmur Bora ketika di tanyakan soal tertundanya pemberian uang pembinaan mengaku tidak mengetahuinya.

"Coba cek ke Kabag kesra, soalnya mereka yang anggarkan itu," ucapnya.

Terpisah kepala Bagian Kesra Bolmong Malpin Dako mengatakan bahwa tertundanya pembayaran uang pembinaan kepada para peserta yang juara dikarenakan berkas yang belum lengkap.

"Kendalanya pembuatan nomor rekening masing-masing pemenang, termasuk juga soal SK keputusan pemenang," jelasnya.

Meski begitu, dirinya mengatakan proses pembayaran uang pembinaan sudah dalam proses di BKD.

"Berkasnya sudah di BKD tinggal tunggu pencairan," tambahnya.

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved