Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Viral Lokal

Begini Tanggapan Polda Sulut Terkait Dugaan Kecurangan Perekrutan Anggota Polri

Polda Sulawesi Utara akhirnya tanggapi video viral pernyataan anggota polisi yang menyebut adanya dugaan kecurangan dalam perekrutan anggota Polri.

Penulis: Rhendi Umar | Editor: Rizali Posumah
HO/Kolase Tribun Manado
DUGAAN - Kabid Humas Polda Sulut AKBP Alamsyah Hasibuan dan Kanit Reskrim Polsek Kema Polres Minahasa Utara, Aiptu Elvis Ginting. AKBP Alamsyah Hasibuan mewakili pihak Polda Sulut memberikan tanggapan terkait video viral pernyataan Kanit Reskrim Polsek Kema Aiptu Elvis Ginting yang menyebut adanya dugaan kecurangan dalam perekrutan Bintara Polda Sulut, Juni 2025. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Media sosial dihebohkan dengan pernyatana seorang anggota polisi yang menyuarakan dugaan kecurangan dalam perekrutan anggota Bintara Polri di lingkup Polda Sulawesi Utara (Sulut).

Polisi itu adalah Kanit Reskrim Polsek Kema Polres Minahasa Utara, Aiptu Elvis Ginting.

Aiptu Elvis Ginting pun menyuarakan hal itu dalam bentuk sebuah video dengan ditujukan kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

"Proses seleksi tahun ini (2025) sangat merugikan peserta-peserta yang lain," ucap Ginting.

Ungkap dia lagi, panitia melakukan keberpihakkan kepada beberapa casis.

Disebutnya, ada beberapa casis yang dipindahkan ke bagian belakang saat ujian.

Aiptu Elvis Ginting mengaku kecewa dengan tahapan seleksi tahun ini.

Kanit Reskrim Polsek Kema ini juga menyatakan siap dipecat apabila aduan yang disuarakannya tersebut tidak terbukti.

"Izin Jenderal, anak buah siap dipecat apabila ini tidak terbukti. Namun, apabila terbukti, (para) casis yang telah dizalimi harus diangkat untuk menjadi anggota Polri," terang Aiptu Elvis Ginting

Sementara itu Kabid Humas Polda Sulut AKBP Alamsyah Hasibuan mengatakan, terkait adanya video ungkapan kekecewaan salah satu orang tua casis karena anaknya dinyatakan tidak memenuhi syarat harus disikapi dengan bijak.

“Hal ini agar disikapi dengan bijak. Jangan putus asa. Jadikan sebagai pengalaman untuk mengevaluasi di mana kekurangannya.

Sehingga kalau akan mengikuti seleksi di waktu mendatang, persiapan jadi lebih maksimal, lebih mantap,” kata AKBP Hasibuan, belum lama ini Juni 2025.

Dia pun memastikan dalam rekrutmen calon Anggota Polri di Polda Sulut, juga tidak ada diskriminasi.

“Semua yang memenuhi syarat bisa mendaftar. Tidak ada diskriminasi, termasuk apapun latar belakang pekerjaan atau profesi orang tua, bisa mendaftar.

Data dari Biro SDM Polda Sulut, ada beragam pekerjaan orang tua casis.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved