TPPO di Sulut
Terungkap, Ini 2 Perusahaan Scammer Tempat OSD Pria Asal Sulut Bekerja, Sebelum Diamankan
OSD pernah menjabat sebagai Human Resources Development (HRD) di perusahaan scam di Kamboja.
Penulis: Ferdi Guhuhuku | Editor: Erlina Langi
Ia mendarat di Manado sekitar pukul 12.49 Wita dengan menggunakan pesawat rute Jakarta–Manado.
"Setibanya di terminal kedatangan domestik, OSD langsung dibawa ke Polsek Bandara untuk dilakukan pendalaman dan klarifikasi terkait keterlibatannya dalam jaringan perusahaan scam yang berbasis di Kamboja," ujar Agus, Sabtu (31/5/2025)
OSD sebelumnya diamankan oleh pihak KBRI Phnom Penh, Kamboja, pada 26 Mei 2025 setelah terindikasi menghalangi proses repatriasi sejumlah WNI yang menjadi korban TPPO.
"Ia diduga berupaya membujuk para WNI tersebut untuk kembali bekerja di perusahaan scam tempatnya bekerja," jelas Agus.
Sebagai HRD, OSD bertugas mewawancarai calon karyawan yang sudah berada di Kamboja.
Namun ia mengklaim tidak terlibat langsung dalam perekrutan dari Indonesia.
"Komunikasi dengan agen dilakukan melalui aplikasi Telegram dengan identitas yang disamarkan," pungkasnya.
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
| Tokoh Nasional dan Lintas Lembaga Bersatu Dukung Gerakan anti-TPPO dari Sulawesi Utara |
|
|---|
| Meylani Korban TPPO di Libya Akhirnya Pulang ke Manado, Menangis Peluk Sang Adik di Bandara |
|
|---|
| Kisah Meylani Madalombang, Korban TPPO di Libya, Kini Kembali Bersama Keluarga di Manado Sulut |
|
|---|
| Kronologis Wanita Asal Sulut Berhasil Diselamatkan dari Libya Korban Dugaan TPPO, Sudah Tiba Kembali |
|
|---|
| Identitas Perekrut Wanita Sulut untuk Dipekerjakan di Papua, Ditangkap Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Mango-Park-vz-v6z456-464d6vbzxz.jpg)