Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

TPPO di Sulut

Terungkap, Ini 2 Perusahaan Scammer Tempat OSD Pria Asal Sulut Bekerja, Sebelum Diamankan

OSD pernah menjabat sebagai Human Resources Development (HRD) di perusahaan scam di Kamboja.

Penulis: Ferdi Guhuhuku | Editor: Erlina Langi
Dok. Polsek Kawasan Bandara Sam Ratulangi Manado
TERSANGKA - Kepolisian Sektor Bandara Sam Ratulangi Manado menangkap seorang Warga Negara Indonesia (WNI) berinisial OSD (29) saat baru mendarat, Jumat (30/5/2025). Ia diketahui pernah menjabat sebagai Human Resources Development (HRD) perusahaan scam di Kamboja. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Warga Negara Indonesia (WNI) asal Sulawesi Utara, berinisial OSD (29) yang diamankan oleh Kepolisian Sektor Bandara Sam Ratulangi Manado membuka nama perusahaan tempatnya bekerja selama ini.

Sebelum diamkan OSD bekerja di dua perusahaan scam Kamboja.

Ia pernah menjabat sebagai Human Resources Development (HRD) di perusahaan scam di Kamboja.

Namun sebelum manjadi HRD, ia sempat bekerja sebagai staf di perusahaan Golden KPS.

Di Golden KPS OSD hanya bekerja salama tiga bulan, sesudah itu pindah di perusahaan Mango Park.

"Sebelum dipromosikan menjadi HRD di Mango Park, jadi ada dua perusahaan tempat ia bekerja," ujar Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono, Sabtu (31/5/2025)

Menurut Iptu Agus, sebagai HRD, OSD bertugas mewawancarai calon karyawan yang sudah berada di Kamboja.

 Namun ia mengklaim tidak terlibat langsung dalam perekrutan dari Indonesia. 

"Bahkan komunikasi dengan agen dilakukan melalui aplikasi Telegram dengan identitas yang disamarkan," jelasnya. (Edi)

Peran OSD: Pria Asal Sulut Jadi HRD Perusahaan Scam Kamboja

Kepolisian Sektor Bandara Sam Ratulangi Manado menangkap seorang Warga Negara Indonesia (WNI) berinisial OSD (29).

Ia pernah menjabat sebagai Human Resources Development (HRD) di perusahaan scam di Kamboja bernama Mango Park.

OSD ditangkap saat tiba di Bandara Internasional Sam Ratulangi, Jumat (30/5/2025) siang.

Dengan jabatan tersebut, OSD diduga terlibat dalam jaringan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ke Kamboja.

Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono mengungkapkan, OSD merupakan pria asal Desa Tateli Weru, Mandolang, Minahasa, Sulawesi Utara.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved