Tribun Manado Travel
Turis Shanghai Cina Kagum Bunaken dan Gunung Mahawu, Jalan Rusak dan Sempit Perlu Jadi Perhatian
Peng Ho salah satu tour guide yang mengantar para turis ini menyebut, mereka sangat terkesan dengan keindahan alam di Sulut.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID - Gelombang turis Cina dari kota Shanghai mulai menyerbu Sulawesi Utara.
Mereka jatuh cinta dengan alam yang indah dari Sulut.
Meski demikian, jalan yang rusak dan sempit sempat jadi keluhan.
Peng Ho salah satu tour guide yang mengantar para turis ini menyebut, mereka sangat terkesan dengan keindahan alam di Sulut.
"Objek wisatanya bagus," kata dia beberapa waktu lalu.
Ia menuturkan, para turis ini menikmati objek wisata laut Bunaken serta gunung Mahawu.
Mereka juga mengagumi Danau Linou.
"Mereka suka," kata dia.
Di balik kekaguman itu, terselip keluhan.
Di antaranya jalan.
"Jalan ada yang rusak dan juga sempit," katanya.
Keluhan lainnya adalah rumput liar di seputaran Danau Linou Tomohon.
Padahal tempat itu sangat bagus.
Diketahui gelombang turis Shanghai terus berdatangan di Sulut.
Selasa (13/5/2025) pagi, ratusan turis Cina berkunjung ke Tugu Peringatan Perang Dunia Kedua dan Gereja Sentrum yang berada sekompleks di pusat kota Manado.
| Punya Patung Buddha Unik hingga Klenteng Bersejarah, Sulut Destinasi Favorit Turis Korea dan Cina |
|
|---|
| Keindahan Senja di Pantai Ambang Bolmong Bikin Pengunjung Susah Move On |
|
|---|
| Indahnya Gunung Lokon di Kota Tomohon, Tetap Menawan di Senja Hari |
|
|---|
| Pantai Pananuareng, Surga Tersembunyi di Sangihe dengan Hamparan Pasir Putih dan Pepohonan Rindang |
|
|---|
| Syahdunya Senja di Pantai Tolondadu Bolsel, Bikin Pengunjung Lupa Pulang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/TUGU-PERINGATAN-Selasa-1352025-pagi-ratusan-turis-CinaLO0.jpg)