Senin, 13 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Dugaan Korban TPPO

Dua Warga Manado Nekat Terima Kerja di Kamboja: Demi Keluarga Saya Rela Pergi ke Kamboja

Dua warga tersebut berencana akan berangkat ke Kamboja untuk bekerja di perusahaan judi online.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Erlina Langi
Ferdi Guguhuku/Tribun Manado
DUGAAN TPPO - Dua warga Karombasan, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Sulawesi Utara dicegat polisi karena diduga akan ke Kamboja, Sabtu 10 Mei 2025 pagi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Polsek Kawasan Bandara Sam Ratulangi kembali menggagalkan dua warga yang hendak berangkat ke Kamboja.

Keduanya hendak naik pesawat pada Sabtu (10/5/2025) pagi.

Dua warga Karombasan, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut) diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Dua warga tersebut berencana akan berangkat ke Kamboja untuk bekerja di perusahaan judi online.

OW dan JS hampir saja menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)

Ternyata mereka pun sudah mengetahui resiko apa yang akan terjadi bila jadi berangkat ke Kamboja.

Tapi karena terbuai gaji yang tinggi, merekapun nekat

Kata JS, sebenarnya mereka tau akan dipekerjakan di perusahaan judi online maupun scammer.

"Kita tau karena memang sudah diberitahu oleh agen cuma karena dijanjikan gaji besar jadi kita tetap nekat terbang ke Kamboja," tuturnya.

Kepada Tribun Manado, JS mengaku nekat ingin bekerja di Kamboja karena di Sulut sangat sulit mencari pekerjaan.

"Jadi kami tetap nekat ke Kamboja karena masalah kebutuhan ekonomi karena saya tulang punggung keluarga.

Alasan lain karena memang di Sulut sangat sulit mencari pekerjaan bahkan untuk dapat pekerjaan banyak sekali persyaratannya," ungkap JS.

Senda OW, mengaku sangat sulit mencari lapangan pekerjaan di Sulut.

"Sulit cari kerja terus persyaratan sangat banyak sekali, jadi itulah alasan saya ingin bekerja di Kamboja," ungkapnya.

Ia menambahkan memang bekerja di Kamboja harus bertarung nyawa namun tidak ada pilihan lain.

"Demi keluarga saya rela pergi ke Kamboja," pungkasnya. (Edi)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved