Breaking News
Jumat, 17 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kota Langowan

Langowan Minahasa di Ambang Sejarah Baru, Ini Harapan Warga: Semoga Cepat Terwujud

Langowan di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara berada di ambang sejarah baru. 

Petrick/Tribun Manado
KOTA - Potret Monumen Schwarz di Pusat Langowan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Salah satu Tokoh Masyarakat, Eddy Londah menilai, status kota akan membuka banyak peluang baru bagi masyarakat Langowan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID – Langowan di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara berada di ambang sejarah baru. 

Setelah bertahun-tahun diperjuangkan, daerah yang dikenal kaya akan budaya dan sumber daya alam ini akhirnya kembali masuk dalam daftar usulan Daerah Otonom Baru (DOB). 

Kabar ini disampaikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), saat menghadiri peresmian Pastori GMIM Eben Heazer Panasen di Kecamatan Kakas Barat, Minggu (27/4/2025).

"Daerah Otonom Baru (DOB) sudah dibuka kembali. Kota Langowan sudah lama kita usulkan, dan sekarang kita ajukan lagi. Kabar baiknya, Langowan akan menjadi kota mandiri," ujar YSK di hadapan jemaat dan para tokoh yang hadir.

Kabar ini langsung disambut hangat oleh warga. 

Salah satu tokoh masyarakat Langowan Eddy Londah menyebutkan perjuangan untuk menjadikan Langowan sebagai kota sudah melalui perjalanan panjang dan penuh tantangan.

Kata dia, ini perjuangan yang dilakukan selama bertahun-tahun. 

Dari generasi ke generasi, banyak pihak yang sudah berusaha keras agar Langowan bisa berdiri sendiri sebagai kota. 

"Sekarang, ketika peluang itu terbuka, tentu kami merasa sangat bersyukur dan optimis," ujar Eddy kepada Tribun Manado (Senin 28/4/2025).

Eddy menilai, status kota akan membuka banyak peluang baru bagi masyarakat Langowan.

Terutama dalam sektor-sektor strategis yang selama ini menjadi kekuatan daerah.

Apalagi, kata dia, Langowan ini dianugerahi potensi besar. 

"Dari sektor pertanian saja, kita punya hasil padi yang melimpah, cengkih yang berkualitas, sampai bahan pokok seperti bawang, rica, tomat (barito) yang menjadi andalan."

Lebih lanjut, kalau Langowan jadi kota, pengelolaannya akan jauh lebih profesional. 

Petani bisa mendapat akses lebih baik ke pasar, teknologi pertanian, dan tentu saja kesejahteraan bisa meningkat.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved