Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Paskah 2025

Festival Lampion di Desa Tumaratas Minahasa, Tradisi Paskah GMIM Anugerah Tumaratas Dua Setiap Tahun

Festival Lampion di Desa Tumaratas, Minahasa, Sulut. Festival ini menjadi tradisi perayaan Paskah Jemaat GMIM Anugerah Tumaratas Dua setiap tahunnya.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Frandi Piring
Petrick Sasauw/TribunManado.co.id
LAMPION - Potret Lampion Paskah 2025 di Desa Tumaratas, Kecamatan Langowan Barat, Minahasa, Sulawesi Utara saat malam hari. Pemandangannya membawa warna dan sukacita di momen Paskah tahun ini. Festival Lampion Paskah menjadi tradisi perayaan Paskah oleh Jemaat GMIM Anugerah Tumaratas Dua setiap tahunnya. (Petrick Sasauw/TribunManado.co.id) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Festival Lampion di Desa Tumaratas, Kecamatan Langowan Barat, Minahasa, Sulawesi Utara, ternyata adalah sebuah tradisi.

Pekan gembira ini menjadi kebiasaan atau budaya umat kristiani, khususnya GMIM Anugerah Tumaratas Dua, Desa Tumaratas, Minahasa.

Tema yang diangkat dalam Festival ini adalah makna Paskah, yaitu tentang kebangkitan Yesus Kristus.

Suasana pemandangan Desa Tumaratas pada malam hari tampak indah.

Lampu hiasan warna-warni dengan berjenis lampion, terpasang serasi di sepanjang jalan Desa Tumaratas.

Festival Lampion tahun ini juga tampak lebih semarak dari biasanya serta membawa warna dan sukacita di momen Paskah tahun 2025.

Kegiatan tahunan yang sudah menjadi tradisi di gereja tersebut diikuti antusias oleh seluruh jemaat.

Ada 16 kolom (kelompok jemaat) yang ambil bagian.

Masing-masing menampilkan kreativitas mereka lewat desain dan konsep lampion terbaik. 

Potret lampion Paskah 2025 di Desa Tumaratas, Kecamatan Langowan Barat, Minahasa, Sulawesi Utara. Membawa warna dan sukacita di momen Paskah tahun ini.
LAMPION - Potret lampion Paskah 2025 di Desa Tumaratas, Kecamatan Langowan Barat, Minahasa, Sulawesi Utara. Membawa warna dan sukacita di momen Paskah tahun ini. (Petrick Sasauw/TribunManado.co.id)

Tiap kolomnya bertanggung jawab menghias area jalan yang menjadi wilayah mereka.

Mulai dari jalan utama hingga lorong-lorong kecil desa.

Sehingga nuansanya lebih religius dan sarat makna spiritual.

Penyelenggaraan festival ini ditugaskan kepada Pria Kaum Bapa (P/KB) GMIM Anugerah Tumaratas Dua dengan dukungan penuh dari seluruh jemaat. 

Ketua Panitia Hari Raya Gereja (PHRG) adalah Bapak Melky Goni dan Ketua Pria/Kaum Bapa (P/KB) dijabat oleh Pnt. Wandy Lumentah.

Salah satu panitia pelaksana mengungkapkan bahwa persiapan sudah dimulai sejak bulan lalu, dari tahap perencanaan, pembuatan hingga finishing lampion. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved