Presiden Prabowo Berdoa Depan Jenazah Uskup Turang di Katedral
Presiden Prabowo Subianto melayat ke Gereja Katedral Jakarta, tempat jenazah Uskup Emetirus Mgr Petrus Turang disemayangkan pada Jumat 4 April 2025.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto melayat ke Gereja Katedral Jakarta, tempat jenazah Uskup Emetirus Mgr Petrus Turang disemayangkan pada Jumat 4 April 2025.
Dalam unggahan @promotorgerejakatolik terlihat Presiden Prabowo datang ke Katedral mengenakan setelan kemeja cokelat dan celana hitam dipadukan peci.
Prabowo didampingi Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo memasuki gereja.
Presiden sempat menyaksikan jenazah Uskup Turang. Prabowo sempat memberikan hormat dan mendoakan almarhum.
Presiden kemudian menyalami umat dan pengurus gereja.
Uskup emeritus Keuskupan Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, Pr telah meninggal dunia pada hari ini, Jumat (4/4/2025).
Kabar dukacita ini disampaikan Pastor Paroki St. Fransiskus dari Assisi Kolhua Kupang, RD Longginus Bone di WA grup paroki.
Uskup emeritus Mgr. Petrus Turang meninggal dunia di Rumah Sakit Pondok Indah Jakarta.
"Uskup Emeritus Mgr Petrus Turang, Pr. telah meninggal dunia pada pukul 06.20 di RS Pondok Indah Jakarta. Kita doakan keselamatan jiwanya. Selamat jalan Bapak yang Terkasih," tulis Romo Dus, sapaan akrab RD Longginus Bone.
Petrus Turang (23 Februari 1947 – 4 April 2025) adalah Uskup Agung Kupang sejak 10 Oktober 1997 hingga 9 Maret 2024. Ia meninggal dunia pada 4 April 2025.
Turang ditahbiskan menjadi imam diosesan Keuskupan Manado pada 18 Desember 1974. Ia sempat memegang jabatan sebagai Sekretaris Eksekutif Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) Konferensi Waligereja Indonesia. Selama memegang jabatan tersebut, ia ditunjuk sebagai Uskup Agung Koajutor Keuskupan Agung Kupang pada 21 April 1997.
Ia ditahbiskan pada 27 Juli 1997 di Arena Promosi Hasil Kerajinan Tangan Rakyat NTT, Kelurahan Fatululi, Kecamatan Kelapa Lima, Kupang. Uskup Agung Jakarta, Kardinal Julius Darmaatmadja, SJ bertindak sebagai Penahbis Utama, dengan didampingi oleh Pro-Nuncio Apostolik untuk Indonesia yang bergelar Uskup Agung Tituler Bellicastrum, Pietro Sambi dan Uskup Agung Kupang saat itu, Gregorius Manteiro, SVD. (Tribun)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/040425-Prabowo.jpg)