Rabu, 8 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kebocoran Pipa Gas Picu Kebakaran Hebat di Malaysia

Kebocoran pipa gas telah memicu kebakaran besar di pinggiran ibu kota Malaysia, Kuala Lumpur, yang melukai lebih dari 100 orang.

Editor: Arison Tombeg
Kolase TM/AP/Amir Afiq
MELEDAK - Kebakaran besar terjadi pada hari Selasa di pinggiran kota Malaysia di luar Kuala Lumpur akibat pipa gas yang meledak, pada tanggal 1 April 2025. Kebocoran pipa gas telah memicu kebakaran besar di pinggiran ibu kota Malaysia, Kuala Lumpur, yang melukai lebih dari 100 orang. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Kuala Lumpur - Kebocoran pada pipa milik BUMN Petronas menyebabkan kebakaran menyebar ke desa-desa selama libur umum Idulfitri.

Kebocoran pipa gas telah memicu kebakaran besar di pinggiran ibu kota Malaysia, Kuala Lumpur, yang melukai lebih dari 100 orang.

Kebakaran itu, yang terlihat dari jarak beberapa kilometer, meletus setelah sebuah ledakan dan bola api pada pukul 8:10 pagi (00:10GMT) pada hari Selasa di pinggiran Putra Heights, negara bagian Selangor bagian tengah.

Disebabkan oleh kebocoran pada jaringan pipa gas milik perusahaan energi milik negara Petronas, kebakaran tersebut dengan cepat mengancam desa-desa terdekat selama hari libur umum untuk perayaan Idulfitri, kata menteri utama Selangor, menurut kantor berita negara Bernama.

Setidaknya 49 rumah rusak dan 112 orang terluka, dengan 63 orang dilarikan ke rumah sakit karena luka bakar, kesulitan bernapas, dan cedera lainnya, kata Wakil Kepala Polisi Selangor Mohamad Zaini Abu Hassan. Tidak ada korban tewas yang dilaporkan.

Dikutip Al Jazeera, unit manajemen bencana negara mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa upaya untuk menyelamatkan warga yang terjebak sedang berlangsung, dengan beberapa orang dirawat karena luka bakar.

Kepala menteri Selangor mengatakan 82 orang telah diselamatkan sejauh ini, seraya menambahkan bahwa penduduk akan ditempatkan sementara di masjid terdekat sampai situasi terkendali.

Gambar dan video bola api tersebut menjadi viral di media sosial, dan sejumlah warga mengaku merasakan getaran kuat yang mengguncang pintu dan jendela rumah mereka.

"Tiba-tiba, kami mendengar suara ledakan keras dan kemudian terjadi kekacauan total," kata seorang warga yang tinggal 200 meter (650 kaki) dari lokasi kebakaran, menurut surat kabar Malaysia Star. "Kami segera meninggalkan rumah dan segera melihat warga lain juga pergi."

Petronas mengatakan dalam pernyataan singkat bahwa jaringan pipa tersebut telah diisolasi.

Pejabat manajemen bencana mengatakan menutup katup pada akhirnya akan memadamkan api.

Tiga stasiun pengisian bahan bakar di dekat lokasi tersebut tidak terkena dampak tetapi telah ditutup sementara sebagai tindakan pencegahan, kata Petronas, seraya menambahkan bahwa penyelidikan sedang dilakukan. (Tribun)

 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved