Rabu, 22 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Gempa Myanmar dan Thailand

Update Gempa Dahsyat Magnitudo 7,7 SR Myanmar dan Thailand: 1.002 Tewas, 2.400 Lainnya Terluka

Menurut pernyataan junta militer yang berkuasa, setidaknya 1.002 orang tewas dan hampir 2.400 lainnya terluka di Myanmar akibat gempa ini.

|
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Gryfid Talumedun
AFP/SAI AUNG MAIN
GEMPA DASHYAT: Kolase foto bangunan runtuh akibat gempa. Alat berat konstruksi digunakan untuk menggali reruntuhan saat orang-orang mencari korban selamat di sebuah bangunan yang rusak di Mandalay pada 29 Maret 2025, sehari setelah gempa bumi melanda Myanmar bagian tengah. Tim penyelamat menggali reruntuhan bangunan yang runtuh pada 29 Maret dalam pencarian korban selamat setelah gempa Myanmar dan gempa Thailand menewaskan lebih dari 1.000 orang. 

Bencana ini menjadi ujian besar bagi Myanmar dan Thailand, dan dampaknya diperkirakan akan terus dirasakan dalam beberapa waktu ke depan.

Gempa Myanmar-Thailand

Setidaknya 1.002 orang tewas dan hampir 2.400 lainnya terluka akibat gempa Myanmar pada Jumat (28/3/2025).

Hingga kini, tim penyelamat masih terus berusaha untuk mencari korban di bawah puing-puing bangunan yang runtuh, baik itu di Myanmar maupun Thailand.

Diketahui, gempa dangkal berkekuatan magnitudo 7,7 melanda barat laut Kota Sagaing di Myanmar tengah.

Dampak gempa dahsyat itu menghancurkan bangunan, merobohkan jembatan, dan membuat jalan melengkung di seluruh Myanmar, dengan kerusakan besar terlihat di Mandalay, kota terbesar kedua dan rumah bagi lebih dari 1,7 juta orang.

Setidaknya 1.002 orang tewas dan hampir 2.400 orang terluka di Myanmar, kata junta militer yang berkuasa dalam sebuah pernyataan.

Sementara itu, gempa Thailand mengakibatkan 10 kematian telah dikonfirmasi di Bangkok.

Namun, dengan komunikasi yang terganggu, skala bencana yang sebenarnya baru mulai terlihat dari negara yang diperintah militer itu, dan jumlah korban diperkirakan akan meningkat signifikan.

Menurut para ahli geologi, gempa itu merupakan gempa terbesar yang melanda Myanmar dalam beberapa dekade.

Bahkan, getarannya cukup kuat untuk merusak bangunan-bangunan di seluruh Bangkok, ratusan kilometer jauhnya dari pusat gempa.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

-

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Baca berita lainnya di: Google News

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved