Pekerja Migran Indonesia
Pilu Susanti PMI di Arab Saudi Terancam Hukuman Mati, Keluarga Minta Bantuan Pemerintah
Susanti, seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Karawang, terancam hukuman mati setelah terjerat kasus pembunuhan di Arab Saudi.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Nasib seorang perempuan pekerja migran di Arab Saudi kini sedang di ujung tanduk.
Ia adalah Susanti pekerja migran Indonesia (PMI) asal Karawang.
Keluarganya saat ini sedang harap-harap cemas menunggu kabar dari anak mereka.
Baca juga: Wali Kota Tomohon Lepas 7 Pekerja Migran ke Jepang, Ingatkan Etos Kerja Tinggi
Mereka juga sangat berharap bantuan pemerintah untuk Susanti.
Memang hanya pemerintah yang kini menjadi harapan satu-satunya keluarga Susanti.
Sebab segala macam upaya sudah mereka lakukan agar anaknya bisa terbebas dari hukuman mati.
Susanti, seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Karawang, terancam hukuman mati setelah terjerat kasus pembunuhan di Arab Saudi.
Keluarganya kini berharap pemerintah dapat membantu membebaskan Susanti dari ancaman tersebut.
Susanti dijadwalkan akan dieksekusi setelah Idul Fitri 2025.
Ayahnya, Mahpud, mengungkapkan bahwa hingga saat ini, belum ada kabar baik yang diterima dari pemerintah Indonesia.
"Belum ada kabar baiknya, saya sangat berharap pemerintah bisa membebaskan," ujar Mahpud saat dihubungi oleh Tribun Jabar.
Harapan untuk Kebebasan
Mahpud mendengar bahwa keluarga majikan Susanti, yang anaknya tewas, sulit dihubungi.
Ia berharap ada kemurahan hati dari mereka untuk membantu membebaskan Susanti dari hukuman mati.
"Saya yakin Susanti tidak melakukan pembunuhan. Dia saat itu baru berusia 16 tahun," tegas Mahpud.
Susanti merupakan anak pertama dari dua bersaudara dan pergi ke Arab Saudi sebagai TKW pada tahun 2012.
| Meylani Pekerja Migran Asal Sulut Terjebak di Libya: Sangat Menderita, Minta Tolong Pak Presiden |
|
|---|
| Keluarga Meylani, Pekerja Migran Asal Manado Terjebak di Libya, Beber Bukti ke Penyidik Polda Sulut |
|
|---|
| Nasib Meylani PMI Asal Manado di Libya: Negara yang Sangat Tidak Aman bagi Imigran |
|
|---|
| Kasus Kekerasan yang Menimpa Meylani, PMI Asal Sulut di Libya Resmi Dilaporkan ke Polda |
|
|---|
| Pihak Keluarga Meylani, Pekerja Migran Asal Manado yang Terjebak di Libya Datangi Polda Sulut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-tkw-1.jpg)