Senin, 27 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pekerja Migran Indonesia

Pilu Susanti PMI di Arab Saudi Terancam Hukuman Mati, Keluarga Minta Bantuan Pemerintah

Susanti, seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Karawang, terancam hukuman mati setelah terjerat kasus pembunuhan di Arab Saudi.

Editor: Alpen Martinus
tribun wow
PMI: Ilustrasi TKW/PMI. Nasib Susanti PMI di Arab Saudi terancam hukuman mati lantaran diduga terlibat pembunuhan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Nasib seorang perempuan pekerja migran di Arab Saudi kini sedang di ujung tanduk.

Ia adalah Susanti pekerja migran Indonesia (PMI) asal Karawang.

Keluarganya saat ini sedang harap-harap cemas menunggu kabar dari anak mereka.

Baca juga: Wali Kota Tomohon Lepas 7 Pekerja Migran ke Jepang, Ingatkan Etos Kerja Tinggi

Mereka juga sangat berharap bantuan pemerintah untuk Susanti.

Memang hanya pemerintah yang kini menjadi harapan satu-satunya keluarga Susanti.

Sebab segala macam upaya sudah mereka lakukan agar anaknya bisa terbebas dari hukuman mati.

Susanti, seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Karawang, terancam hukuman mati setelah terjerat kasus pembunuhan di Arab Saudi.

Keluarganya kini berharap pemerintah dapat membantu membebaskan Susanti dari ancaman tersebut.

Susanti dijadwalkan akan dieksekusi setelah Idul Fitri 2025.

Ayahnya, Mahpud, mengungkapkan bahwa hingga saat ini, belum ada kabar baik yang diterima dari pemerintah Indonesia.

"Belum ada kabar baiknya, saya sangat berharap pemerintah bisa membebaskan," ujar Mahpud saat dihubungi oleh Tribun Jabar.

Harapan untuk Kebebasan
 
Mahpud mendengar bahwa keluarga majikan Susanti, yang anaknya tewas, sulit dihubungi.

Ia berharap ada kemurahan hati dari mereka untuk membantu membebaskan Susanti dari hukuman mati.

"Saya yakin Susanti tidak melakukan pembunuhan. Dia saat itu baru berusia 16 tahun," tegas Mahpud.

Susanti merupakan anak pertama dari dua bersaudara dan pergi ke Arab Saudi sebagai TKW pada tahun 2012.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved