Kamis, 23 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pemprov Sulut

Gubernur Sulut Yulius Selvanus Sidak Malam Hari di Museum Manado, Minta yang Rusak Diperbaiki

Sidak malam hari di Museum yang berlokasi di Jalan W.R. Supratman Nomor 72, Kelurahan Lawangirung, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Sulawesi Utara.

Penulis: Rhendi Umar | Editor: Rizali Posumah
Tribun Manado/Rhendi Umar
SIDAK: Gubernur Sulawesi Utara melakukan sidak malam hari di Museum yang berlokasi di Jalan W.R. Supratman Nomor 72, Kelurahan Lawangirung, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Sabtu (29/3/2025) sekira pukul 22.00 WITA. Gubernur datang secara tiba-tiba tanpa dikawal patwal kepolisian.  

TRIBUNMANADO.CO.ID - Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus melakukan sidak malam hari di Museum yang berlokasi di Jalan W.R. Supratman Nomor 72, Kelurahan Lawangirung, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Sabtu (29/3/2025) sekira pukul 22.00 WITA

Gubernur datang secara tiba-tiba tanpa dikawal patwal kepolisian. 

Setibanya di lokasi, Gubernur mengecek satu persatu barang bersejarah yang disimpan dalam museum itu. 

Dia naik dari lantai 1 sampai 3 mengecek kondisi museum dan bangunannya

Seperti taman-taman yang berisi replika kebudayaan dan peninggalan zaman dahulu, mulai patung masyarakat adat, alat trasportasi kuno, hingga replika waruga (kubur batu).

Selain bangkai ikan Coelacant yang telah diawetkan. Ikan yang sebenarnya sudah dianggap punah sejak 65 juta tahun lalu itu tertangkap jaring nelayan di pantai malalayang pada 2007.

Ada juga fosil gading dan geraham gajah purba stegodon yang ditemukan di Desa Pintareng Kabupaten Kepulauan Sagihe. 

Gubernur juga melihat meja kerja dari Maria Walanda Maramis, mesin jahit tangan yang dipakai Walanda Maramis memberikan cara menjahit pakaian pada ibu-ibu.

Ada juga satu set kursi peninggalan Nani Wartabone dari Gorontalo yang dipakai untuk tempat duduk tamu negara atau pejabat serta masih banyak lagi koleksi lainnya.

Selain itu Gubernur melihat mimbar dan Alkitab yang digunakan penginjil yang datang memberitakan kabar baik di Sulut. 

Sementara itu Gubernur dalam keterangannya mengatakan bahwa museum ini perlu dirawat lebih baik kedepanya. 

"Namanya museum ya tua, tapi perlu juga dirawat dengan baik, tidak bisa dibiarkan," jelasnya

Dia berharap bagian rusak dari museum ini harus dikerjakan secepatnya. 

"Besok pagi harus segera dikerjakan dan ditata dengan baik," jelasnya

Menurutnya turis- turis dari luar negeri selalu ingin berkunjung di museum untuk melihat sejarah yang ada di Sulut. 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved