Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Jalan Rusak di Minut

Hati-hati Melintas di Jalan Airmadidi - Sawangan Minahasa Utara, Tepi Jalan Tergerus

Selain itu nampak, beberapa pemotor yang melintas memperlambat kecepatannya dan melihat ke arah gerusan tepi jalan itu.

Tribun Manado/Christian Wayongkere
TERGERUS - Tergerus tepi jalan yang menghubungkan Kelurahan Airmadidi Bawah, Kecamatan Airmadidi Kabupaten Minut dan Desa Sawangan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Kamis 27 Maret 2025. Terjadi karena hujan deras pekan lalu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Pengguna jalan harus berhati-hati ketika melalui ruas jalan Airmadidi - Sawangan, di Kelurahan Airmadidi Bawah, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara, Kamis (28/3/2025).

Pasalnya, bahu jalan di situ sudah tergerus. 

Ada dua titik gerusan tanah, yang meluncur hingga ke dalam beberapa meter.

Baca juga: Akhirnya Terungkap Penyebab Sampah Menumpuk di Jalan Masuk TPA Airmadidi, Minahasa Utara

Jalan itu juga merupakan akses menuju ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Airmadidi, Kabupaten Minut.

Keadaan ini merupakan dampak dari cuaca ekstrem hujan deras, yang terjadi pada Jumat - Sabtu (21-22/3/2025) pekan lalu.

Pantauan di lapangan, ada sebuah tiang yang roboh, lalu satu tiang masuk ke dalam jurang bersama material seperti tanah, bebatuan, rerumputan dan tanaman umbi-umbian.

Selain itu nampak, beberapa pemotor yang melintas memperlambat kecepatannya dan melihat ke arah gerusan tepi jalan itu.

Hingga ada petugas dari provider internet, mendokumentasikan kondisi gerusan tanah.

"Ada kabel jaringan ke pelanggan di Sawangan yang putus," kata seorang lelaki berseragam perusahan provider internet ternama di Indonesia, Kamis (28/3/2025).

Menurut penggendara kondisi tersebut sangat rawan dan berbahaya.

"Kalau terjadi hujan, dikuatirkan akan ada gerusan susulan," kata seorang pemotor yang menuju ke Desa Sawangan, Kamis (28/3).

Ia berharap, pihak terkait entah pemerintah dan balai jalan segera melakukan perbaikan lokasi itu agar tak membahayakan bagi pengguna jalan

Stevy Langoi (56) warga Kelurahan Airmadidi Bawah Kecamatan Airmadidi jaga 3, menyebut titik gerusan tepian jalan oleh warga disebut titik atau kompleks seho.

"Kejadiannya pekan lalu. Saat hujan deras, dan kedalam lebih dari 5 meter," tambah Stevy.

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved