Minggu, 26 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pemkot Manado

Nasib Revitalisasi 3 DAS di Manado: Terhambat Pembebasan Lahan, Terpengaruh Efisiensi Anggaran

Akibat pembebasan lahan yang terkatung-katung, dana dari pusat untuk proyek itu akhirnya kembali ditarik.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.com/Arthur Rompis
KONSULTASI PUBLIK - Pemerintah Kota Manado mengge konsultasi publik Ranwal RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026 di Ruang Serba Guna Pemkot Manado, Sulawesi Utara, Rabu (26/3/2025). Kepala BWS Sulawesi I Sugeng Harianto memaparkan sejumlah kendala revitalisasi 3 DAS di Manado. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Revitalisasi Daerah Aliran Sungai Tikala, Tondano, dan Sario di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), terbentur sejumlah masalah.

Satu di antaranya adalah pembebasan lahan yang tak kunjung tuntas.

Efisiensi anggaran juga dapat memengaruhi proyek itu.

Padahal proyek tersebut bertujuan meminimalisir banjir di Kota Manado.

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi I Sugeng Harianto membeberkan hal itu dalam Konsultasi Publik Ranwal RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026 di Ruang Serba Guna Pemkot Manado, Rabu (26/3/2025). 

"Dari 10 kelurahan, yang beres baru dua," katanya.

Pembebasan lahan harus kelar sebelum proyek berdiri, sebagaimana syarat dari Wolrd Bank.

KONSULTASI PUBLIK - Pemerintah kota Manado, provinsi Sulawesi Utara gelar konsultasi publik Ranwal RPJMD 2025 - 2029 dan RKPD 2026 di ruang serba guna Pemkot Manado, Rabu (26/3/2025).
KONSULTASI PUBLIK - Pemerintah kota Manado, provinsi Sulawesi Utara gelar konsultasi publik Ranwal RPJMD 2025 - 2029 dan RKPD 2026 di ruang serba guna Pemkot Manado, Rabu (26/3/2025). (Arthur Rompis/Tribunmanado)

"Syaratnya pembebasan lahan musti clean dan clear," katanya.

Akibat pembebasan lahan yang terkatung-katung, dana dari pusat untuk proyek itu akhirnya kembali ditarik.

Padahal jumlahnya mencapai Rp 1,8 triliun.

"Ini akumulasi berbagai daerah, termasuk di Manado," katanya.

Efisiensi anggaran juga bakal berpengaruh pada revitalisasi tiga sungai itu.

Anggaran sangat terbatas dan APBN sangat ketat.

"Anggarannya tak sebesar sebelumnya," kata dia.

Baca juga: Daftar 7 Negara Lolos ke Piala Dunia 2026: Argentina Susul Jepang

Baca juga: Kecelakaan Maut, Seorang Pemotor Tewas, Korban Alami Kecelakaan Tunggal Ketika Hendak Sholat Tarawih

Batas pelaksanaan proyek adalah 2028.

Pihaknya pun berupaya menyelesaikan proyek itu dengan bekerja sama dengan BPN dan pihak lainnya.

Wali Kota Manado Andrei Angouw mengatakan, pihaknya mendukung penuh pelaksanaan proyek tersebut.

"Kami juga minta masyarakat menopang penuh," kata dia.(*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved