Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Cuaca Ekstrem di Manado

Warga Manado Diminta Siaga Bencana, Hindari Pohon, Tiang Listrik, Daerah Rawan Banjir dan Longsor

Warga diminta siaga dan waspada, terutama yang tinggal di daerah rawan longsor, banjir, pohon tumbang, angin puting beliung, dan gelombang tinggi.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Indry Panigoro
Istimewa/Dokumentasi Warga
CUACA EKSTREM: Longsor di Malendeng, Lingkungan 6, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, Jumat (21/3/2025). Warga Manado diminta siaga bencana, hindari pohon, tiang listrik, daerah rawan banjir dan longsor. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Warga Manado, Sulawesi Utara (Sulut) diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan siaga bencana karena kondisi cuaca yang tidak stabil dan potensi bencana yang tinggi.

Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di bawah kepemimpinan Walikota Manado Andrei Angouw dan Wawali Richard Sualang mengeluarkan imbauan kewaspadaan cuaca ekstrem.

Warga diminta siaga dan waspada, terutama yang tinggal di daerah rawan longsor, banjir, pohon tumbang, angin puting beliung, dan gelombang tinggi.

Diketahui hujan mengguyur Manado sejak Jumat hingga Sabtu 21-22 Maret 2025 siang ini.

Dari rilis yang diterima Tribunmanado.com, ada empat imbauan yang diberikan.

Pertama menghindari daerah rawan longsor dan banjir.

Kedua hindari melaut atau pergi ke pantai saat terjadi gelombang tinggi.

Kemudian hindari pepohonan yang besar dan tiang listrik.

Diketahui kota Manado berpotensi mengalami bencana longsor, banjir dan pohon tumbang. 

Berdasarkan BMKG, wilayah Manado berpotensi terjadi hujan ringan hingga hujan disertai petir.

Dari info BMKG, semua wilayah Manado diprediksi mengalami hujan hari ini.

Prakiraan Cuaca Per Kecamatan di Manado Sabtu 22 Maret 2025

Kecamatan Bunaken

Hujan Ringan

Kecamatan Tuminting

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved