Rabu, 22 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Presiden Putin Meminta Penghentian Semua Pengiriman Senjata ke Ukraina

Pemimpin Rusia akan mendorong penghentian total pengiriman senjata ke Ukraina selama gencatan senjata 30 hari, demikian laporan Bloomberg News.

Editor: Arison Tombeg
Kolase TM/AP/Evan Vucci
DAMAI - Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Donal Trump. Pemimpin Rusia akan mendorong penghentian total pengiriman senjata ke Ukraina selama gencatan senjata 30 hari, demikian laporan Bloomberg News. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Moskow - Pemimpin Rusia akan mendorong penghentian total pengiriman senjata ke Ukraina selama gencatan senjata 30 hari, demikian laporan Bloomberg News.

Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin akan berbicara melalui telepon dalam waktu sekitar 35 menit untuk membahas gencatan senjata dalam perang Rusia selama tiga tahun di Ukraina.

Menurut "orang-orang yang tidak disebutkan namanya yang mengetahui masalah ini", Putin berencana menuntut penangguhan semua pengiriman senjata dari sekutu Ukraina, kata Bloomberg.

Bagaimana perkembangan perundingan gencatan senjata Rusia-Ukraina saat ini?

Rusia telah menyerang Ukraina dengan serangan pesawat nirawak dan rudal hampir setiap hari selama lebih dari tiga tahun, menduduki sebagian besar wilayah selatan dan timur, dan terus maju dalam beberapa bulan terakhir.

Berikut ini adalah informasi terbaru tentang perundingan gencatan senjata yang didukung AS:

Ukraina telah setuju untuk menghentikan pertempuran, tetapi Presiden Rusia Putin menetapkan serangkaian persyaratan, dengan negara-negara Eropa mengkritiknya karena tidak berkomitmen untuk segera melakukan gencatan senjata.

Banyak pihak di Eropa khawatir Trump – yang selama bertahun-tahun menyatakan kekagumannya terhadap Rusia – akan menuruti tuntutan Putin.

Pemimpin Ukraina Zelensky telah memperingatkan bahwa Putin tidak menginginkan perdamaian dan berusaha mencapai posisi yang lebih baik secara militer sebelum pertempuran dihentikan.

Putin mengatakan gencatan senjata hanya menguntungkan Kyiv, dan Moskow mengisyaratkan pihaknya skeptis.

Trump mengatakan Rusia dan AS telah membahas "banyak hal" dan dia dan Putin juga akan berbicara tentang "pembagian aset tertentu" di Ukraina.

Saat Zelensky menuduh Putin bersiap menolak gencatan senjata, Trump menganggap kata-kata Putin 'menjanjikan tetapi tidak lengkap'.

Presiden Putin mengatakan pada hari Kamis bahwa Moskow mendukung prinsip gencatan senjata dalam perang melawan Ukraina, seperti yang diusulkan oleh pemerintahan Donald Trump di Amerika Serikat, tetapi mengajukan pertanyaan yang menurutnya perlu dijawab Kremlin sebelum dapat berkomitmen pada gencatan senjata.

Ia mengatakan Rusia perlu membahas pertanyaan-pertanyaan ini dan persyaratan proposal perdamaian dengan AS.

Komentarnya, yang pertama mengenai usulan gencatan senjata, menuai kritik dari Ukraina dan tanggapan acuh tak acuh dari Trump, yang bimbang antara menyatakan keyakinannya pada komitmen Putin terhadap kesepakatan damai dan mengancam Rusia dengan sanksi baru jika tidak menyetujui gencatan senjata.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved