Breaking News
Senin, 11 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Korban Online Scam di Kamboja

Eks Pekerja Online Scam Beri Peringatan ke Warga Sulut: Tawaran Kerja di Kamboja Adalah Mimpi Buruk

Dua warga Sulawesi Utara (Sulut), berbagi pengalaman pahit mereka sebagai korban perusahaan online scam di Kamboja.

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Gryfid Talumedun
Kolase Tribun Manado
ONLINE SCAM - Potret dua mantan pegawai perusahan online scam di Kamboja dan Para WNI yang lari dari perusahaan perusahaan online scam di Kamboja. Kini mereka ada di depan KBRI di Phnom Penh, Kamboja. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Dua mantan pegawai perusahaan Online Scam beri peringatan keras bagi warga Sulawesi Utara.

Mereka ialah Christian Tamalo dan Busmando Suply.

Dua warga Sulawesi Utara (Sulut), berbagi pengalaman pahit mereka sebagai korban perusahaan online scam di Kamboja.

Keduanya berhasil melarikan diri dari perusahaan yang menipu mereka dan memaksa untuk melakukan aktivitas penipuan daring.

Mereka berdua mengungkapkan bahwa bekerja di Kamboja menjadi mimpi buruk yang tak akan pernah mereka lupakan.

Baca juga: Cara Agen Perusahaan Online Scam Kamboja Rekrut Pegawai dari Sulawesi Utara, Sebut Cleaning Service

Setelah sempat terlantar di depan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kamboja, Christian dan Busmando akhirnya bisa kembali ke kampung halaman mereka di Sulut.

Kini, keduanya merasa memiliki tanggung jawab untuk memperingatkan warga Sulut agar tidak mudah tergoda dengan tawaran kerja yang menggiurkan di luar negeri, khususnya di Kamboja.

Mereka berharap kisah mereka bisa menjadi pelajaran berharga dan mencegah orang lain jatuh ke dalam perangkap yang sama.

"Saya sampai saat masih trauma bagimana diperlukan oleh perusahaan. Gaji tidak sesuai dan sering lembur berjam-jam ketika tidak capai target," ujar Christian, Sabtu (15/3/2025).

Setelah lari dari perusahaan mereka belum bisa merasa senang karena akan mendampingi masalah lain di KBRI.

"Kita tidak bisa dipulangkan oleh KBRI sehingga terlantar di depan. Tidur di luar dan makan seadanya saja," ungkapnya.

Christian mengingatkan warga Sulut agar jangan pernah bermimpi bekerja di Kamboja.

"Taruhan nyawa kalau sampai ke Kamboja," jelasnya.

Hal senada disampaikan Busmando bahwa.

"Kalau sudah masuk perusahaan sangat sulit keluar, bahkan ada yang nekat ketika lari dan tertangkap. Bisa bertaruh nyawa itu," terangnya.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved