Selasa, 14 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sosok Tokoh

Mengenal Sosok Semuel Takaletide: Pencipta Lagu Terpesona yang Kini Mendapatkan Pengakuan Hak Cipta

Lahir dan besar di Kabupaten Sangihe, Sulawesi Utara, Semuel menciptakan lagu Terpesona sekitar tahun 1995-1996, ketika ia masih berusia 24 tahun.

|
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Rizali Posumah
Dokumentasi Kemenkum Sulut
Kanwil Kemenkum menyerahkan Surat Pencatatan Hak Cipta atas lagu Terpesona kepada pencipta Semuel Takaletide dan Lagu Bersyukurlah kepada Semuel Takaletide dan Miskewati Mare, Maret 2025. Lahir dan besar di Kabupaten Sangihe, Semuel menciptakan lagu Terpesona sekitar tahun 1995-1996, ketika ia masih berusia 24 tahun. 

TRIBUNMANADO.COM - Semuel Takaletide, pencipta lagu Terpesona dan Bersyukurlah, adalah sosok yang tak asing di dunia musik Sulawesi Utara.

Lahir dan besar di Kabupaten Sangihe, Sulawesi Utara, Semuel menciptakan lagu Terpesona sekitar tahun 1995-1996, ketika ia masih berusia 24 tahun.

Kini, lagu yang ia ciptakan  tidak hanya dikenal di Indonesia, tetapi juga telah viral, bahkan hingga ke mancanegara.

Pada Selasa (11/3/2025), Semuel menerima Surat Pencatatan Hak Cipta untuk lagu Terpesona dan Bersyukurlah dari Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulawesi Utara.

Pencatatan ini merupakan langkah penting untuk memberikan perlindungan hukum atas karyanya yang telah banyak menginspirasi masyarakat.

Awal Mula Menciptakan Lagu Terpesona

Lagu Terpesona awalnya diciptakan untuk mengikuti lomba grup Masamper. 

Lomba tersebut mengharuskan peserta untuk mengangkat tema percintaan dalam lagu.

Dalam rangka menciptakan lagu yang unik dan sulit dibalas oleh grup lain, Semuel memilih untuk mengangkat tema "terpesona dalam mimpi" — sebuah ide yang menurutnya lebih sulit dalam sebuah lomba.

“Jadi, harus mencari lirik lagu yang kesulitannya tinggi. Supaya grup lain tidak mudah membalas lagu yang kita nyanyikan. Kalau hanya buat lagu terpesona di dunia nyata gampang dibalas grup lain, makanya saya bikin lagu ini terpesona dalam mimpi,” kata Semuel beberapa waktu yang lalu.

Lagu tersebut akhirnya berhasil masuk dapur rekaman pada tahun 1998 dan mulai dikenal luas setelah bekerja sama dengan Revan Record.

Namun, popularitas Terpesona benar-benar melejit ketika grup New Nazareth merilis versi Poco-poco Masamper pada tahun 2000.

Semuel mengaku sangat kaget dan bangga ketika lagu tersebut bisa viral hingga ke luar negeri.

Menjadi Yel-Yel TNI dan Polri

Seperti namanya, Terpesona, lagu ini tidak hanya membuat rakyat biasa terpesona namun hingga anggota TNI dan Polri.

Semuel mengenang bagaimana pada tahun 2007, ia diminta untuk melatih personel Korem untuk acara peresmian Rumah Sakit RW Monginsidi Teling Manado.

Dalam kesempatan itu, Semuel melatih anggota TNI dari berbagai angkatan, dan semangat mereka dalam membawakan Masamper dengan irama Terpesona begitu berapi-api.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved