Sabtu, 11 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Saham Tesla Anjlok, Musk: Serangan Siber Meluas ke X

Platform media sosial X, yang dimiliki oleh Elon Musk, mengalami gangguan besar pada hari Senin, yang memengaruhi puluhan ribu pengguna.

Editor: Arison Tombeg
Kolase TM/AP
GANGGUAN - Elon Musk. Platform media sosial X, yang dimiliki oleh Elon Musk, mengalami gangguan besar pada hari Senin, yang memengaruhi puluhan ribu pengguna di seluruh dunia 

TRIBUNMANADO.COM - Semua orang bertanya, 'apakah twitter atau X sedang down. Platform media sosial ini telah mengalami masalah yang meluas sepanjang hari, dengan pengguna di seluruh dunia melaporkan kesulitan mengakses situs web dan aplikasi.

Platform media sosial X, yang dimiliki oleh Elon Musk, mengalami gangguan besar pada hari Senin, yang memengaruhi puluhan ribu pengguna di seluruh dunia yang tidak dapat mengakses aplikasi dan situs web tersebut. Menurut DownDetector, sebuah layanan yang melacak masalah yang dilaporkan pengguna, laporan pertama tentang gangguan tersebut mulai muncul pada larut pagi.

Dikutip YNet, Musk menggunakan platform tersebut, mengklaim bahwa gangguan tersebut merupakan hasil dari serangan siber besar-besaran pada server perusahaan. "Ada (masih) serangan siber besar-besaran terhadap X. Kami diserang setiap hari, tetapi ini dilakukan dengan banyak sumber daya. Entah kelompok besar yang terkoordinasi dan/atau suatu negara terlibat," tulis Musk dalam sebuah posting.

Menurut DownDetector, pada pukul 4:58 sore (waktu setempat Israel), lebih dari 40.000 keluhan dicatat dari pengguna AS yang melaporkan kesulitan mengakses layanan tersebut. Pada pukul 5:10 sore, laporan mulai berkurang karena beberapa pengguna mendapatkan kembali akses ke platform tersebut.

Namun, sekitar pukul 6:00 sore, gelombang keluhan lain muncul, dengan puluhan ribu laporan baru membanjiri dalam hitungan menit. Gangguan dimulai lebih awal pada hari itu, sekitar pukul 11:43 pagi, ketika pengguna di seluruh dunia melaporkan tidak dapat mengakses situs atau aplikasi tersebut. 

Saham Merosot

Miliarder teknologi Elon Musk mengakui bahwa ia mengalami "kesulitan besar" dalam menjalankan berbagai bisnisnya saat ia menjalankan peran penasihat dalam pemerintahan Trump dan memimpin upaya Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE) untuk merombak tenaga kerja federal, sementara saham Tesla anjlok.

Musk menghadiri wawancara langka pada Senin malam di Fox News dengan mantan pejabat pemerintahan Trump Larry Kudlow. Pembawa acara bertanya kepadanya tentang "ajakan bertindak" sang miliarder dalam pemerintahan dan bagaimana ia berhasil menjaga perusahaannya seperti Tesla, SpaceX, Neuralink, dan platform sosial X tetap beroperasi.

“Bagaimana Anda menjalankan bisnis Anda yang lain?” tanya Kudlow.

“Dengan susah payah,” jawab Musk.

Tokoh teknologi itu, yang pendiam, tampak sedang mengumpulkan pikirannya untuk memberikan tanggapan yang lebih panjang.

"Ya, maksudku," tambahnya.

“Tetapi tidak ada jalan kembali, katamu?” tanya Kudlow.

Setelah jeda, Musk mengatakan bahwa dia berada di pemerintahan dan “berusaha membuat pemerintahan lebih efisien,” untuk menghilangkan pemborosan dan penipuan.

“Dan sejauh ini, kami benar-benar membuat kemajuan yang baik,” katanya.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved