Jumat, 10 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Survei: Mayoritas Rakyat AS Tidak Setuju Kinerja Trump

Survei terbaru menunjukan mayoritas rakyat Amerika Serikat tidak menyetujui kinerja Presiden Donald Trump menjelang pidatonya di Kongres.

Editor: Arison Tombeg
TM/Al Jazeera
SURVEI - Tangkapan layar video Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Survei terbaru menunjukan mayoritas rakyat Amerika Serikat tidak menyetujui kinerja Presiden Trump menjelang pidatonya di Kongres. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Survei terbaru menunjukan mayoritas rakyat Amerika Serikat tidak menyetujui kinerja Presiden Donald Trump menjelang pidatonya yang dijadwalkan di Kongres.

Dalam jajak pendapat CNN yang dirilis hari Minggu dan dilakukan pada lima hari terakhir bulan lalu, 52 persen responden mengatakan mereka tidak mendukung cara Trump menangani pekerjaannya sebagai presiden. Hanya 48 persen mengatakan mereka mendukung kinerja presiden.

Lembaga survei juga menemukan 39 persen responden mengatakan negara akan bergerak ke arah yang benar melalui kebijakan yang diusulkan oleh Trump, sementara 45 persen tidak setuju.

Trump dijadwalkan berpidato di hadapan Kongres pada hari Selasa pukul 9 malam atau Rabu Wita. Pada bulan Januari, Ketua DPR Mike Johnson mengundangnya untuk berpidato, dan anggota Partai Republik dari Louisiana itu mengatakan dalam sebuah surat bahwa "pemerintahan Trump dan Kongres ke-119 yang bekerja sama memiliki kesempatan untuk menjadikan empat tahun ke depan sebagai tahun-tahun terpenting dalam sejarah negara kita."

Sebagian besar jajak pendapat CNN dilakukan sebelum pertemuan di Ruang Oval yang menegangkan antara Trump, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Wakil Presiden JD Vance pada hari Jumat yang mengirimkan gelombang kejutan ke seluruh Washington, dengan presiden dan pemimpin Ukraina berdebat mengenai dukungan AS untuk Ukraina.

Pertemuan tersebut menuai reaksi keras dari kalangan Demokrat dan sejumlah kalangan Republik, dengan Senator Chris Murphy menyebutnya sebagai “sebuah aib yang sangat memalukan bagi Amerika.”

Jajak pendapat CNN mensurvei 2.212 orang dan memiliki margin kesalahan 2,4 poin persentase. (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved