Jumat, 15 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Macron ke Trump: Eropa Ingin Mengamankan Perdamaian Ukraina

Presiden AS Donald Trump mengatakan Presiden Prancis setuju bahwa Eropa harus menanggung biaya perang Ukraina.

Tayang:
Editor: Arison Tombeg
Kolase TM/Reuters/Brian Snyder
PERDAMAIAN - Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden AS Donald Trump. Trump mengatakan Presiden Prancis setuju bahwa Eropa harus menanggung biaya perang Ukraina. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Paris - Presiden AS Donald Trump mengatakan Presiden Prancis setuju bahwa Eropa harus menanggung ‘biaya dan beban untuk mengamankan perdamaian’ di tengah desakan untuk mengakhiri perang.

Emmanuel Macron mengatakan Eropa ingin mengamankan perdamaian abadi di Ukraina, saat presiden Prancis bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih pada peringatan tiga tahun invasi Rusia.

Berbicara bersama Trump di Ruang Oval pada hari Senin, Macron mengatakan "tujuan bersama" adalah membangun "perdamaian yang solid dan langgeng" di negara yang dilanda perang itu.

"Kami memang berbagi tujuan perdamaian tetapi kami sangat menyadari perlunya jaminan dan perdamaian yang solid untuk menstabilkan situasi," kata presiden Prancis itu kepada wartawan.

"Ini adalah momen yang sangat penting bagi Eropa," Macron menambahkan.

"Saya juga di sini setelah berdiskusi dengan semua kolega saya, untuk mengatakan bahwa Eropa bersedia melangkah maju menjadi mitra yang lebih kuat, untuk berbuat lebih banyak dalam pertahanan dan keamanan bagi benuanya, dan ... untuk terlibat dalam perdagangan, ekonomi, dan investasi."

Kunjungan Macron ke Washington, DC, terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran di Eropa tentang masa depan hubungan transatlantik saat Trump memajukan agenda kebijakan luar negerinya yang mengutamakan "Amerika Pertama" dan mendesak diakhirinya perang Ukraina dengan segera.

Dorongan pemimpin Republik itu untuk memulai negosiasi antara diplomat senior AS dan Rusia tanpa partisipasi pemimpin Ukraina atau Eropa telah meningkatkan ketegangan, dengan Eropa mempertanyakan komitmen Washington terhadap keamanannya.

Trump, yang mulai menjabat pada 20 Januari, mengatakan pada hari Senin bahwa "banyak kemajuan telah dibuat" sejauh ini dalam upaya untuk mengakhiri konflik.

Pada konferensi pers dengan Macron di kemudian hari, presiden AS mengatakan dia "senang bahwa Presiden Macron setuju bahwa biaya dan beban untuk mengamankan perdamaian harus ditanggung oleh negara-negara Eropa, bukan hanya oleh Amerika Serikat".

"Eropa harus mengambil peran utama dalam memastikan keamanan jangka panjang Ukraina, yang ingin mereka lakukan," kata Trump.

Meningkatnya Ketegangan

Macron dan Trump bertemu saat kritik berulang presiden AS terhadap Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy juga mengguncang Eropa.

Minggu lalu, Trump menyebut Zelenskyy sebagai "diktator" dan menyatakan bahwa Ukraina harus disalahkan atas perang tersebut, meskipun Rusia melancarkan invasi ke negara tetangganya pada tahun 2022.

Ia juga menepis keluhan pemimpin Ukraina tentang Ukraina dan Eropa yang tidak diikutsertakan dalam pembukaan pembicaraan AS-Rusia, dengan mengatakan Zelenskyy telah bernegosiasi "tanpa kartu, dan Anda akan muak dengan itu."

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved