Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilkada 2024

Daftar Lengkap 27 Kepala Daerah di Jawa Tengah yang Akan Dilantik Prabowo pada 20 Februari 2025

Sebanyak 27 Kepala Daerah di Jawa Tengah (Jateng) sudah pasti dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Gryfid Talumedun
Tribun Manado/Gryfid Talumedun
Daftar Lengkap 27 Kepala Daerah di Jawa Tengah yang Akan Dilantik Prabowo pada 20 Februari 2025 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini simak daftar 27 Kepala Daerah di Jawa Tengah yang akan dilantik Presiden Prabowo pada 20 Februari 2025.

Sebanyak 27 Kepala Daerah di Jawa Tengah (Jateng) sudah pasti dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada bulan ini.

Hal ini usai Mendagri Tito Karnavian membatalkan jadwal pelantikan kepala daerah tak bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK) pada 6 Februari.

Baca juga: Daftar Lengkap 22 Kepala Daerah di Jawa Timur yang Akan Dilantik Prabowo pada 20 Februari 2025

Pelantikan kepala daerah nonsengketa akan digelar bersamaan dengan kepala daerah hasil putusan sela atau dismissal di MK.

Ada sebanyak 27 Kepala Daerah tanpa sengketa di Jawa Tengah.

Ke-27 kepala daerah itu bahkan sudah ditetapkan sebagai kepala daerah terpilih oleh KPU masing-masing daerah.

Meski demikian, ada 2 hasil Pilkada kabupaten/kota yang masih bersengketa di MK yakni di Kabupaten Klaten dan Pemalang masih tercegat gugatan sengketa hasil pilkada di MK.

Presiden RI Prabowo Subianto disebut memilih 20 Februari 2025 sebagai hari dimulainya pelantikan kepala daerah hasil Pilkada serentak 2024 secara bertahap.

Hal itu disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI, Senin (3/2/2025).

"Kami siapkan tanggal 18, 19, dan 20, kemudian saya lapor ke Presiden, dan Pak Presiden menyampaikan bahwa beliau memilih tanggal 20, hari Kamis," ujar Tito, Senin (3/2/2025).

Tito mengatakan, pelantikan kepala daerah akan digelar di ibu kota negara, meskipun lokasi pastinya masih dalam pembahasan.

Daftar 27 Kepala Daerah Terpilih di Jawa Tengah Tanpa Sengketa:

1. Kabupaten Banjar Negara: Amalia - Wakhid

2. Kabupaten Banyumas: Sadewo - Dwi Asih

3. Kabupaten Batang: Faiz Kurniawan - Suyono

4. Kabupaten Blora: Arief Rohman - Sri Setyorini

5. Kabupaten  Boyolali: Agus Irawan - Dwi Fajar Nirwana

6. Kabupaten Brebes: Paramitha - Wurja

7. Kabupaten Cilacap: Syamsul - Ammi 

8. Kabupaten Demak: Eistianah - M Baddrudin

9. Kabupaten Grobogan: Setyo Hadi - Sugeng

10. Kabupaten Jepara: Witiarso - M Ibnu

11. Kabupaten Karanganyar: Rober - Adhe

12. Kabupaten Kebumen: Lilis Nuryani - Zaeni

13. Kabupaten Kendal: Dyah Kartika - Benny

14. Kabupaten Kudus: Sam'ani Intakoris - Bellinda Putri Sabrina Birton

15. Kabupaten Magelang: Grenoseng - Sahid

16. Kabupaten Pati: Sudewo - Risma

17. Kabupaten Pekalongan: Fadia - Sukirman

18. Kabupaten Purbalingga: Fahmi - Dimas

19. Kabupaten Purworejo: Yuli Astuti - Dion Agasi

20. Kabupaten Rembang:Harno - M Hanies

21. Kabupaten Semarang: Ngesti Nugraha - Nur Arifah

22. Kabupaten Sragen: Sigit Pamungkas - Suroto

23. Kabupaten Sukoharjo: Etik Suryani - Eko Sapto

24. Kabupaten Tegal: Ischak Maulana - Ahmad Kholid

25. Kabupaten Temanggung: Agus Setyawan - Nadia Muna

26. Kabupaten Wonogiri: Setyo Sukarno - Imron

27. Kabupaten Wonosobo: Arief Nurhidayat - Husein

MK Gelar Sidang Putusan "Dismissal" 158 Perkara

Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang putusan dismissal untuk perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 hari ini, Selasa (4/2/2025).

Terdapat 158 perkara yang akan diputuskan, terdiri dari 9 perkara pemilihan gubernur dan wakil gubernur, serta 35 perkara pemilihan wali kota dan wakil wali kota.

Kemudian, ada 114 perkara pemilihan bupati dan wakil bupati.

Sidang ini akan dipimpin oleh Ketua Mahkamah Konstitusi Suhartoyo dan diikuti oleh delapan hakim konstitusi lainnya, yakni Saldi Isra, Arief Hidayat, Enny Nurbaningsih, Guntur Hamzah, Anwar Usman, Ridwan Mansyur, dan Daniel Yusmic.

Mereka bersembilan akan hadir di ruang sidang utama MK bersama para pihak dalam perkara PHPU Kada 2024 ini.

Sidang putusan dismissal ini akan menentukan dari 310 perkara, mana saja yang akan berlanjut ke tahap pembuktian dan pemeriksaan para saksi, dan mana yang dihentikan.

Adapun dalam persidangan hari ini, yang menjadi atensi publik adalah nasib dari gugatan yang dilayangkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur, Tri Rismaharini-Gus Hans.

Selain itu, ada juga paslon Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala yang mencoba melawan dominasi suara menantu Presiden Ketujuh RI Joko Widodo, Bobby Nasution, di Pilkada Sumatera Utara.

Selebihnya, ada gugatan dari eks Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Ahmad Ali, di Pilkada Sulawesi Tenggara.

Untuk diketahui bersama, MK telah menggelar sidang sengketa Pilkada Serentak sejak 8 Januari 2025.

Tahap pertama persidangan yakni agenda pemeriksaan pendahuluan dari pemohon.

Agenda ini berjalan selama kurang lebih dua pekan dengan sidang per hari rata-rata 50 perkara.

Kemudian, dilanjutkan dengan sidang mendengar jawaban termohon atas dalil pemohon yang juga memakan waktu dua pekan lebih dengan rata-rata sidang 40 perkara per hari.

Pelantikan Kepala Daerah Diundur, Kemungkinan 18-20 Februari 2025

Mendagri Tito Karnavian menyebut jadwal pelantikan kepala daerah yang tak bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK) akan mundur dari jadwal semula 6 Februari 2025.

Tito mengatakan pelantikan kepala daerah yang tak bersengketa ini akan digabung dengan kepala daerah hasil putusan sela atau dismissal di MK.

"Yang 6 Februari karena disatukan dengan nonsengketa dengan MK, dismissal, maka otomatis yang 6 Februari kita batalkan. Kita secepat mungkin lakukan pelantikan yang lebih besar," kata Tito di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Jumat (31/1) petang.

Tito mengatakan mundurnya jadwal itu lantaran MK akan mempercepat putusan sela dalam gugatan Pilkada 2024.

Tito mengatakan Presiden RI Prabowo Subianto meminta agar pelantikan kepala daerah dapat digelar secara efisien. Nantinya Prabowo yang akan menetapkan tanggal pelantikan tersebut.

Meski begitu, Tito membuka peluang pelantikan kepala daerah tersebut bisa digelar pada pertengahan bulan ini yakni antara tanggal 18, 19 atau 20 Februari 2025.

"Jadi Presiden yang menentukan jadwalnya. Dan saya menyampaikan exercise-nya. Ya kira-kira 18, 19, 20 [Februari], kira-kira gitu. Dan kemudian tanggal yang dipilih beliau yang mana, ya nanti saya masih menunggu," kata dia.

-

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Baca berita lainnya di: Google News

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved