Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Populer Sulawesi Utara

Berita Populer Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling Komit Lanjutkan Pembangunan Olly Dondokambey

YSK mengaku sudah berkordinasi Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional untuk mengalokasikan anggaran ke Sulut untuk membangun Langowan.

|
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Handhika Dawangi
Tribun Manado
FOTO BERSAMA - Calon terpilih Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK) dan calon terpilih Wakil Gubernur Sulut Victor Mailangkay berfoto bersama dengan Karyawan Tribun Manado pada acara HUT ke-16 Tribun Manado, Senin (3/2/2025). 

MANADO, TRIBUN - Calon terpilih Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK) berkomitmen melanjutkan pembangunan yang telah dirintis dan sementara berjalan pada pemerintahan Gubernur Olly Dondokambey.

Hal itu disampaikan YSK saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-16 Tribun Manado di Kantor Tribun Manado, Jalan AA Maramis, Kairagi Dua, Mapanget, Manado, Senin (3/2/2025).

YSK datang bersama calon terpilih Wakil Gubernur Sulut Victor Mailangkay.

Dalam perbincangan bersama jajaran manajemen Tribun Manado serta sejumlah undangan lainnya, YSK menyatakan akan meneruskan program-program pembangunan yang telah tertata dalam APBD 2025.

Selain itu, ia menilai positif sejumlah proyek pembangunan yang dimulai pada pemerintahan Gubernur Olly.

Termasuk perluasan Bandara Internasional Sam Ratulangi, Ringroad III.

Dalam kesempatan ini, ia juga menyatakan komitmennya mengawal perwujudan daerah otonomi baru (DOB) Kota Langowan yang merupakan kampung halaman ibu dari Presiden Prabowo Subianto.

YSK mengaku sudah berkordinasi Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional untuk mengalokasikan anggaran ke Sulut untuk membangun Langowan menjadi kota pariwisata. Sebut dia, akan dibangun jalan tol, bandara serta jembatan di sana. 

"Pak Presiden sudah menitipkan kampung halamannya kepada saya, maka siap melaksanakannya. Kampung halaman Pak Presiden berdekatan dengan tempat tinggal saya di Kakas dan itu akan dibangun bersama," jelasnya. 

YSK menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk bergandengan tangan memajukan Sulut. Ia berharap semua masyarakat berkontribusi dalam membangun Sulut ke depan, termasuk media Tribun Manado. "Marilah kita bergandengan tangan memajukan Sulut dengan lebih baik lagi," katanya.

YSK akan turut dilantik bersama para kepala daerah lainnya, gubernur dan wakil gubernur, wali kota dan wakil wali kota serta bupati dan wakil bupati, yang tidak bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK) pada 20 Februari mendatang.

Perkara sengketa Pilkada Sulut yang didaftarkan di MK telah diputuskan selesai pada hari ini Selasa (4/2/2025).

Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi membacakan sidang putusan/ketetapan untuk perkara tersebut yang gugur atau tidak lanjut ke pemeriksaan lanjutan (dismisal).

Pembacaan putusan dipimpin Ketua MK, Suhartoyo, dan dihadiri langusung oleh Gubernur Sulut terpilih Yulius Selvanus Komaling (YSK) dan Wakil Gubernur Sulut Victor Mailangkay. 

Beberapa point penetapan hakim dibacakan di antaranya.

Untuk melakukan penarikan kembali perkara pemohon yang diajukan pemohon

Menetapkan permohonan dalam perkara-perkara tersebut diatas ditarik kembali. 

Menyatakan pemohon tidak dapat mengajukan kembali permohon aquo

Memerintahkan Panitera Mahkamah Konstitusi untuk memberikan salinan berkas kepada masing-masing pemohon. 

Mendengar putusan YSK-Victor dan rombongan langsung bersorak dan berjabat tangan tanda perselisihan Pilkada Sulut selesai.

Pelantikan

Menteri dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengumumkan bahwa pelantikan kepala daerah nonsengketa di MK akan digelar serentak pada 20 Februari.

Pemilihan tanggal tersebut telah disepakati Presiden Prabowo Subianto setelah jadwal semula pada 6 Februari dibatalkan, menyusul perubahan jadwal putusan dismissal di MK. 

"Saya melapor kepada Pak Presiden. Dan saya menyampaikan, beliau memilih tanggal 20 [Februari], hari Kamis," kata Tito dalam rapat kerja di Komisi II DPR, Senin (3/2).

Kepala daerah yang akan dilantik adalah kepala daerah terpilih tanpa sengketa di MK maupun yang bersengketa tetapi sudah menempuh putusan dismissal.

"Akan dilaksanakan serempak oleh bapak Presiden untuk bapak gubernur bupati walikota yang nonsengketa 296 ditambah yang dismissal kita gak tahu jumlahnya itu digabung hanya satu kali," ujarnya.

Salah satu dasar pelantikan digelar serentak antara kepala daerah yang tidak bersengketa di MK dengan yang bersengketa di MK yakni karena keinginan Presiden Prabowo.

Menurut dia, Presiden Prabowo menginginkan pelantikan segera dilakukan agar kerja pemerintah sampai ke daerah bisa berjalan. 

Untuk lokasi pelantikan, Tito memastikan pelantikan akan digelar di ibu kota negara yang saat ini masih berkedudukan di Jakarta.

Namun, masalah tempat, kata dia, masih akan dibahas lebih lanjut. 

"Masalah tempatnya, karena jumlahnya banyak, ditambah lagi undangan, pendamping, dan juga ada undangan-undangan lain dan jumlahnya cukup besar, sehingga sedang diperhitungkan tempatnya," imbuhnya.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sulut Louis Carl Schramm meyakini calon terpilih Gubernur dan Wagub Sulut akan dilantik pada gelombang pertama. 

"Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut terpilih, Yulius Selvanus dan Victor Mailangkay, dipastikan masuk dalam gelombang pertama karena tidak ada gugatan terhadap hasil pemilihan mereka," ujarnya kepada Tribun Manado, Senin (3/2/2025).

Menurut dia, MK juga sudah tidak melanjutkan persidangan karena gugatan yang sebelumnya diajukan telah dicabut. 

Louis menjelaskan bahwa setelah MK mengeluarkan putusan, Kemendagri akan menyampaikan keputusan tersebut ke KPU.

Selanjutnya, KPU akan menggelar pleno untuk menetapkan pasangan calon terpilih sebelum menyerahkan hasilnya ke DPRD Sulut.

"Setelah pleno KPU, hasilnya akan diteruskan ke DPRD untuk persiapan rapat paripurna dan pelantikan," tambahnya.

Wakil Ketua DPRD Sulut Michaela Paruntu, menegaskan bahwa pihaknya siap menggelar rapat paripurna terkait pemberhentian gubernur dan wakil gubernur lama serta pengangkatan gubernur dan wakil gubernur baru. 

Saat ini, DPRD masih menunggu pleno dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menetapkan hasil Pemilihan Gubernur Sulut 2024.

"Kami menunggu hasil pleno KPU, karena KPU juga masih menunggu keputusan dari Mahkamah Konstitusi (MK).

Kami sudah melakukan rapat internal membahas jadwal paripurna pemberhentian gubernur dan wagub lama serta pengangkatan yang baru.

Sesuai perhitungan, paripurna ini akan dijadwalkan pada Senin, 10 Februari 2025," ujar Michaela.

Ketua Divisi Hukum KPU Sulut Meidy Tinangon mengatakan pihaknya siap menghadapi tahapan selanjutnya dari proses sengketa yang bergulir di MK.

"Kita menunggu putusan atau ketetapan dari majelis hakim.

Sebelumnya kita telah menyampaikan jawaban, keterangan dalam persidangan," kata dia. 

(Tribunmanado.co.id/ren/art/ndo/pet/tribun network/riz/dod)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved