Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ukraina: Serangan Drone Rusia Menewaskan Empat Orang di Sumy

Empat orang tewas dan sembilan orang terluka, dalam serangan pesawat tak berawak Rusia terhadap sebuah gedung apartemen di Kota Sumy, Ukraina.

Editor: Arison Tombeg
Kolase TM/Al Jazeera/Dinas Darurat Negara Ukraina
HANCUR - Tim penyelamat bekerja di lokasi gedung apartemen yang rusak akibat serangan pesawat nirawak Rusia di Sumy, Ukraina, 30 Januari 2025. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Kyiv - Setidaknya empat orang tewas dan sembilan orang terluka, termasuk seorang anak, dalam serangan pesawat tak berawak Rusia terhadap sebuah gedung apartemen di Kota Sumy, timur laut Ukraina.

Presiden Ukraina Volodymir Zelensky mengatakan pada Kamis pagi bahwa Rusia menargetkan Sumy dengan pesawat nirawak Shahed milik Iran, sementara militernya mengatakan total 81 pesawat nirawak diluncurkan pada malam hari, merusak bisnis dan rumah.

“Tragedi yang mengerikan, kejahatan Rusia yang mengerikan. "Sangat penting bagi dunia untuk tidak berhenti memberikan tekanan pada Rusia atas teror ini," tulis Zelensky di Telegram dikutip Al Jazeera.

Militer mengatakan 37 drone ditembak jatuh, termasuk di Sumy dan dekat ibu kota, Kyiv, dan 39 lainnya tidak mencapai target, tanpa merinci apa yang terjadi pada lima drone yang tersisa.

Pihak berwenang setempat menambahkan bahwa lima apartemen dan lebih dari 20 mobil rusak dalam serangan itu.

Gubernur Sumy Volodymir Artyukh memposting video di Telegram di depan derek dan tumpukan puing. Ia mengatakan layanan darurat sedang menyisir puing-puing dan mengeluarkan warga.

Serangan terhadap Sumy terjadi setelah serangan pesawat tak berawak Ukraina di Rusia Barat yang menewaskan seorang wanita dan anaknya.

Vyacheslav Gladkov, gubernur wilayah perbatasan Belgorod Rusia, mengatakan di media sosial bahwa seorang anak lain dan ayahnya terluka dalam serangan itu.

Menteri Pertahanan Rusia juga melaporkan bahwa Moskow menjatuhkan 104 pesawat tak berawak Ukraina di atas Kursk dan Bryansk.

Di tempat lain, di wilayah Odesa, Ukraina selatan, para pejabat mengatakan pesawat tak berawak Rusia menargetkan kota pelabuhan Izmail, tempat gudang gandum, rumah sakit, dan dua tempat tinggal rusak.

Pada waktu yang sama pada hari Rabu, kementerian mengatakan pihaknya melanjutkan kemajuannya di desa Novoyelizavetivka di wilayah Donetsk.

Peningkatan serangan ini terjadi beberapa minggu sebelum peringatan tiga tahun perang pada tanggal 24 Februari. (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved