Selasa, 5 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Viral

Sosok AKBP Bintoro, Eks Kasatreskrim Polres Jaksel yang Dituding Peras Anak Bos Prodia Rp 20 Miliar

AKBP Bintoro adalah eks Kasatreskrim Polres Jaksel lulusan Akpol 2024 yang dituduh memeras anak bos Prodia.

Tayang:
Editor: Indry Panigoro
Ho kolase Tribun Medan
KOLASE FOTO: Potret AKBP Bintoro Eks Kasatreskrim Polres Jaksel yang dituding peras anak bos prodia Rp 20 miliar dan foto para tersangka kasus pembunuhan anak di bawah umur yang kemudian menyeret nama AKBP Bintoro sebagai polisi yang diduga memeras anak bos prodia yang jadi pelaku pembunuhan gadis berusia 16 tahun ditemukan tewas di sebuah kamar hotel di Senopati, Jakarta. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini adalah sosok AKBP Bintoro.

Nama AKBP Bintoro saat ini sedang jadi perbincangan.

itu setelah anak bos Prodiamengaku diperas Rp20 miliar dan diminta membawa mobil Ferrari dan motor Harley Davidson agar kasus pembunuhannya dihentikan.

Hal itu bermula saat penanganan kasus pembunuhan remaja open BO berinisial FA yang ditangani Polres Jaksel.

FA, inisial remaja putri yang pekerja seks komersil ini ditemukan tewas diduga overdosis obat.

Dari penyelidikan, polisi menangkap 2 orang yakni Sebastian atau Arif Nugroho dan Muhammad Bayu Hartanto, anak bos Prodia.

Kedua pelaku awalnya memesan jasa Open BO kepada perempuan berinisial A.

A kemudian mengajak FA.

 Di hotel, FA kemudian dicekoki obat terlarang sebelum tewas diduga overdosis.

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso mengatakan kedua tersangka tersebut menuntut pengembalian uang Rp 20 miliar dan aset yang telah diserahkan kepada Bintoro.

"Dari kasus ini, AKBP Bintoro yang saat itu menjabat Kasat Reskrim Polres Jaksel meminta uang kepada keluarga pelaku sebesar Rp20 miliar serta membawa mobil Ferrari dan motor Harley Davidson dengan janji menghentikan penyidikan," ungkap Sugeng.

"Nyatanya, kasusnya tetap berjalan sehingga korban menuntut secara perdata kepada AKBP Bintoro," imbuh dia.

AKBP Bintoro mengatakan bila tudingan tersebut fitnah dan mengada-ada.

“Saya AKBP Bitoro izin mengklarifikasi terkait berita yang beredar dan viral di masyarakat tentang dugaan pemerasan. 

Itu fitnah dan mengada-ada,” ujarnya dilansir Tribun-medan.com, Senin (27/1/2025).

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved