Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Yulius Selvanus Komaling

Gubernur Sulut Terpilih Yulius Komaling Ziarah ke Makam Orang Tua di Cepu Jawa Tengah

Kedua orang tua YSK diketahui adalah Daud Lumbaa yang adalah pensiuanan TNI Angkatan Udara dan Gisye Komaling adalah Perawat.

Penulis: Rhendi Umar | Editor: Rizali Posumah
HO
Calon Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) bersama Istrinya Aniek Fitri Wulandari berziarah ke makam orang tua di Kecamatan Cepu, Provinsi Jawa Tengah, Rabu (22/1/2025) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Calon Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) bersama Istrinya Aniek Fitri Wulandari berziarah ke makam orang tua di Kecamatan Cepu, Provinsi Jawa Tengah, Rabu (22/1/2025) 

Kedua orang tua YSK diketahui adalah Daud Lumbaa yang adalah pensiuanan TNI Angkatan Udara dan Gisye Komaling adalah Perawat. 

YSK pun datang dengan penuh kerinduan dan kecintaan di makam kedua orang tuanya setelah melaksanakan berbagai agendanya di Pilkada Sulut. 

Dia pun memberikan penghormatan kepada kedua orang tuanya dengan menaburkan bunga di makam. 

Terlihat juga YSK memegang makam ibunya dan memberikan doanya. 

"Kami lagi di Cepu, Jateng, nyekar ke makam papi dan mami," jelasnya 

Cerita Yulius Komaling Lahir di Hotel Singapura, Bertumbuh di Desa Kakas

Yulius Selvanus Komaling berbagi cerita bagaimana kehidupannya semasa kecil hingga remaja. 

Yulius bercerita bahwa ayahnya adalah seorang tentara angkatan udara yang bernama Daud Lumbaa asli dari daerah Toraja. 

Ayahnya sudah merantau sejak umur 16 meninggalkan kampung halaman lalu mendaftar angkatan udara di Makassar. 

Kali pertama bertugas, ayah Yulius ditempatkan tugas di Desa Tounelet Kabupaten Minahasa Sulawesi Utara

Selama bertugas disana, akhirnya ayahnya bertemu dengan seorang perawat cantik yang kini menjadi ibu Yulius Komaling. 

"Tempat kerja mereka hanya bersebelahan, hingga akhirnya jadilah pernikahan Toraja dan Kakas," jelasnya di Tribun Podcast Kamis (18/7/2024) 

Menurutnya kakak pertama, kedua dan ketiga lahir di Sulawesi Utara

Sementara kakak keempat di Jakarta, kakak kelima di daerah Morotai.

Sementara itu Yulius Komaling lahir di Kota Semarang di sebuah Hotel Singapore. 

"Kebetulan papi akan pindah tugas disana, bersama mami mereka ke Semarang dengan kondisi yang sudah hamil besar. 

Kemudian saat papi saya bertugas, mami saya tinggal di hotel singapura. Tak menyangka saya akhirnya lahir disitu. Hotelnya sampai sekarang masih ada," jelasnya

Sekira satu minggu di Semarang Yulius dibawa pulang ke Morotai. 

Namun karena ada masalah antara TNI satu dan lainnya maka dia diungsikan ke Kakas Minahasa selama 3 tahun. 

Beberapa tahun kemudian, Yulius pindah kembali ke Semarang bersama orang tuanya

"Disana saya dibesarkan dan sekolah, dari TK, SD, sampai pertengahan SMP," jelasnya

Kemudian karena tugas orang tuanya, akhirnya mereka semua pindah ke Solo. 

"Kami pindah ke sana dan melanjutkan sekolah hingga lulus SMA. Kemudian kami pindah di Cepu Jawa Timur. Disana kami hidup lama disitu hingga almarhum Papi dan Mami dimakamkan," jelasnya. (Ren)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Bergabung dengan WA Tribun Manado di sini >>>

Simak Berita di Google News Tribun Manado di sini >>>

Baca Berita Update TribunManado.co.id di sini >>> 

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved