Kamis, 9 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

PM Greenland Tanggapi Trump: Kami Tidak Ingin Jadi Bagian AS

Perdana Menteri Greenland Múte Egede menanggapi usulan Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakuisisi wilayah kepulauan itu.

Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Perdana Menteri Greenland Mute Egede. Dia menanggapi usulan Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakuisisi wilayah kepulauan itu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Perdana Menteri Greenland Múte Egede menanggapi usulan Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakuisisi wilayah kepulauan itu.

Mute menyatakan bahwa negara itu bermaksud terus berupaya menuju kemerdekaan dari Denmark.

"Kami tidak ingin menjadi orang Denmark," kata Múte Egede kepada pembawa acara Fox News Bret Baier dalam sebuah wawancara pada hari Kamis atau Jumat 17 Januari Wita dikutip The Hill. "Kami bahkan tidak ingin menjadi orang Amerika. Kami ingin menjadi orang Greenland."

Serangan Trump baru-baru ini terhadap negara tersebut tidak diterima dengan baik oleh warga negara atau pemimpin asing.

“Kami akan selalu menjadi bagian dari NATO. Kami akan selalu menjadi mitra yang kuat bagi AS,” lanjut Egede. “Kami adalah tetangga dekat. Kami telah bersatu dalam 80 tahun terakhir. Dan saya pikir masa depan memiliki banyak hal untuk ditawarkan, untuk diajak bekerja sama.”

“Namun kami juga ingin memperjelas, kami tidak ingin menjadi orang Amerika,” katanya. “Kami tidak ingin menjadi bagian dari AS, tetapi kami menginginkan kerja sama yang kuat dengan AS”

Perdana Menteri menambahkan bahwa mempertahankan kehadiran militer AS di kawasan itu merupakan bagian dari kerja sama tersebut.

"Itu adalah pangkalan militer yang sangat penting, terutama bagi kita semua di benua Amerika Utara, dan terutama bagi keamanan nasional Anda, dan keamanan nasional Anda adalah keamanan kita semua," katanya kepada Baier, tetapi ia menjelaskan bahwa wilayah Arktik beroperasi sedikit berbeda.

“Kami terbuka untuk berdiskusi bagaimana cara mempertahankan negara kami, negara Anda, seluruh wilayah Arktik, seluruh negara Amerika Utara, dan seluruh Aliansi Barat,” kata Egede.

Komentarnya muncul beberapa hari setelah presiden terpilih berbicara melalui telepon dengan Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen. Dalam panggilan telepon tersebut, Frederiksen mengatakan pilihan akhirnya akan berada di tangan Greenland.

Trump dalam beberapa hari terakhir berpendapat bahwa memiliki pulau itu "merupakan kebutuhan mutlak," dan belum  menolak gagasan  menggunakan aksi militer untuk memperolehnya.

Retorika perluasan, termasuk usulan presiden terpilih agar AS mencaplok Kanada dan Terusan Panama, telah memicu perdebatan tentang seberapa serius presiden yang akan datang harus menanggapinya. (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved