Minggu, 14 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Internasional

Mengenal BRICS, Indonesia Resmi Bergabung

BRICS merupakan organisasi negara berkembang paling penting di dunia. Dalam laman resmi organisasi tersebut, Rusia yang memprakarsai pembentukan BRIC

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Isvara Savitri
Tribunnews.com/Istimewa/BRICS
Indonesia resmi bergabung keanggotaan penuh dengan BRICS pada Januari 2025. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Indonesia resmi bergabung dengan Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan dalam BRICS.

Lalu, apa itu BRICS?

BRICS merupakan organisasi negara berkembang paling penting di dunia.

Dalam laman resmi organisasi tersebut, Rusia yang memprakarsai pembentukan BRICS.

Pertemuan pertama BRICS berlangsung pada 20 September 2006.

Pertemuan tersebut diselenggarakan di sela-sela Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York.

Presiden Rusia, Vladimir Putin lah yang mengusulkan pertemuan tersebut.

Pertemuan dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Rusia, Brasil, dan Tiongkok, serta Menteri Pertahanan India.

Mereka menyepakati pentingnya memperluas kerja sama multilateral pada kesempatan itu.

Pada 16 Mei 2008, Yekaterinburg, Rusia, menjadi tuan rumah Pertemuan Menteri Luar Negeri BRICS yang membahas isu-isu global terkini.

Kemudian, pada 9 Juli 2008, para pemimpin BRICS bertemu di Jepang.

Selama di Jepang, mereka membahas langkah-langkah ekonomi global, termasuk reformasi lembaga keuangan dunia.

BRICS terus berkembang.

KTT pertama di Yekaterinburg pada 16 Juni 2009.

Para pemimpin negara-negara BRICS menegaskan komitmennya untuk mempromosikan dialog dan kerja sama yang terbuka dan transparan.

Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva (kiri) berpose untuk foto bersama Presiden Indonesia Prabowo Subianto di Rio de Janeiro, Brasil. Indonesia bergabung dengan Rusia, Tiongkok, dan negara-negara lain dalam kelompok BRICS, yang dipandang sebagai penyeimbang bagi Barat.
Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva (kiri) berpose untuk foto bersama Presiden Indonesia Prabowo Subianto di Rio de Janeiro, Brasil. Indonesia bergabung dengan Rusia, Tiongkok, dan negara-negara lain dalam kelompok BRICS, yang dipandang sebagai penyeimbang bagi Barat. (Kolase Tribun Manado)

Mereka juga membahas cara-cara mengatasi krisis keuangan global.

Kekuatan Ekonomi BRICS

BRICS menjadi salah satu penggerak utama pembangunan ekonomi dunia.

Pada 2013, BRICS menyumbang sekitar 27 persen dari PDB global dan memiliki 42 persen dari total populasi dunia (2,88 miliar orang).

Negara-negara ini juga memiliki sumber daya alam yang melimpah dan pengaruh yang besar di kancah internasional.

Mereka adalah anggota berbagai organisasi internasional penting, seperti PBB, G20, Gerakan Non-Blok, dan Kelompok 77.

Selain itu, mereka juga bergabung dalam berbagai asosiasi regional, seperti Organisasi Kerjasama Shanghai dan MERCOSUR.

Kerja Sama BRICS

Kerja sama antara negara-negara BRICS didasarkan pada prinsip-prinsip seperti keterbukaan, solidaritas, dan netralitas.

Kerja sama ini meliputi pertemuan tahunan, diskusi mengenai isu-isu global, serta upaya reformasi lembaga-lembaga internasional seperti IMF dan Bank Dunia.

Pada 2014, BRICS mendirikan Bank Pembangunan Baru (NDB) dan Pengaturan Cadangan Kontinjensi BRICS (BRICS CRA), yang masing-masing memiliki total dana sebesar $200 miliar.

Selain itu, BRICS fokus pada bidang-bidang kerja sama seperti perdagangan, energi, dan keamanan.

Perkembangan BRICS

BRICS terus mengembangkan hubungan internasionalnya.

Pada 2014, BRICS memperluas hubungan dengan Uni Afrika dan asosiasi integrasi Afrika lainnya.

Baca juga: Peringatan Dini Hari Ini Rabu 8 Januari 2025, Info BMKG Wilayah Potensi Terjadi Hujan

Baca juga: Sosok Alex Pastoor: Calon Asisten Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert, Mantan Bos Thom Haye

KTT BRICS ke-6 di Fortaleza, Brasil, menghasilkan kesepakatan penting dalam bidang ekonomi dan investasi.

Pada KTT ke-7 di Ufa, Rusia, pada 2015, BRICS menandatangani beberapa perjanjian sektor, termasuk kerjasama dalam bidang pemuda, migrasi, dan pertanian.

Peta jalan kerja sama jangka panjang hingga 2020 juga disusun.  

Kepemimpinan BRICS

Kepemimpinan BRICS bergiliran setiap tahun.  

Pada 2017, Tiongkok memimpin, diikuti Afrika Selatan pada 2018, Brasil pada 2019, dan Rusia pada 2020.

KTT BRICS ke-8 diadakan di Goa, India, pada 2016 dengan fokus pada isu energi, perdagangan, dan kemiskinan.

Indonesia Gabung BRICS

Pada Januari 2024, Indonesia resmi menjadi anggota penuh BRICS, CNN melaporkan.

Keanggotaan Indonesia dalam BRICS disetujui oleh seluruh anggota kelompok tersebut dalam pertemuan puncak BRICS di Johannesburg pada 2023.

Bergabungnya Indonesia ini dianggap sebagai bagian dari upaya BRICS untuk memperluas organisasi dan meningkatkan kerja sama.

Terutama dalam mendukung reformasi lembaga tata kelola global dan berkontribusi pada kemajuan negara-negara berkembang di Global South.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Apa Itu BRICS?.

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
Live
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved