Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Minut Sulawesi Utara

Setelah Hari Natal, Warga Sukur Minut Sediakan Bubur Manado : Cuci Perut, Banyak Makan Daging

Jumat (27/12/2024) atau dua hari pasca hari raya Natal, warga rame-rame santap tinutuan atau bubur Manado.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Chintya Rantung
Arthur Rompis/Tribunmanado
Warga Kelurahan Sukur, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minut menyediakan Tinutian bersama Mi cakalang dan pisang goroho. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dari makanan ekstrem ke makanan sehat.

Itulah yang dilakukan warga Sulut, pasca hari Natal 2024.

Jumat (27/12/2024) atau dua hari pasca hari raya Natal, warga rame-rame santap tinutuan atau bubur Manado.

Ada yang mendatangi kios Tinutuan.

Ada pula yang membuat sendiri Tinutuan kemudian dimakan bersama keluarga dan tetangga.

Seperti halnya Anita.

Warga Kelurahan Sukur, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minut ini mengaku menyediakan Tinutian bersama Mi cakalang dan pisang goroho.

"Ini juga kebetulan untuk merayakan HUT ibu saya," kata dia.

Menurut dia, makan tinutuan usai Natal sudah jadi kebiasaan.

Tinutuan jadi pilihan setelah warga bosan makan daging.

"Saat natal lalu kami makan banyak daging, termasuk yang ekstrem, kini saatnya cuci perut dengan tinutuan," kata dia.

Anita menuturkan, dirinya menyediakan stok tinutuan dalam jumlah banyak.

Itu karena peminatnya banyak.

"Sampai beberapa kali dimasak," kata dia.

Midi seorang warga mengaku makan tinutuan hingga tiga piring.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved