Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Harga Daging Ayam di Manado

Daging Ayam Geser Babi Jelang Natal, Harganya Terus Meningkat di Manado, Sulut

Tapi gegara harganya kemahalan, daging babi mulai tergeser. Nah, meningkatnya konsumsi daging ayam membuat harganya mulai naik.

|
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Alpen Martinus
Tribun Manado/Arthur Rompis
Daging ayam di Pasar Bersehati, Manado, Sulawesi Utara 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Daging ayam jadi primadona baru warga Manado, Sulawesi Utara, yang akan merayakan hari raya Natal 2024 dan tahun baru 2025.

Penyebabnya adalah masih mahalnya harga daging babi.

Sekilo bisa mencapai Rp140 ribu.

Baca juga: Daging Babi Mahal, Masyarakat Manado Sulawesi Utara Ganti Konsumsi Daging Ayam di Ibadah Natal 2024

Sebelumnya daging babi adalah primadona saat Natal

Tiada Natal tanpa daging babi.

Tapi gegara harganya kemahalan, daging babi mulai tergeser.

Nah, meningkatnya konsumsi daging ayam membuat harganya mulai naik.

Amatan tribunmanado.co.id di Pasar Bersehati Manado, Selasa (17/12/2024), harga daging ayam Rp39 ribu per kilo.

Sebelumnya harga daging ayam berkisar Rp35 ribu per kilo.

"Yah ini karena juga dipengaruhi banyaknya konsumsi daging ayam sementara stoknya kurang," kata dia.

Ia menyebut pembeli daging ayam memang cukup melonjak.

Penjual Pasar Karombasan Manado juga menyebut hal yang sama. 

"Harganya mulai naik, kini Rp36 ribu per kilo gram," kata seorang penjual yang enggan namanya disebut.

Fariz seorang warga mengatakan, dirinya menyiapkan lebih banyak daging ayam pada Natal kali ini.

Porsi babi ia kurangi.

"Biasanya babi melulu, entah babi kecap, babi bakar dan lainnya, kini lebih banyak ayam," kata dia. (Art)

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved