Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sulawesi Utara

Pengurus Baru Terbentuk, Perbarindo dan OJK Sulutgomalut Kompak Dorong Peningkatan Kualitas BPR

Perbarindo diminta tetap solid menjaga tata kelola manajemen risiko perbankan sambil berupaya mendorong kapasitas SDM BPR. 

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Chintya Rantung
IST
Pertemuan Pengurus DPD Perbarindo Sulutgomalut 2024-2028 dengan Jajaran OJK Sulutgomalut 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pengurus Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Sulawesi Utara 2024-2028 terbentuk pada 30 Oktober lalu. 

Dipimpin Ketua, Henry Lumintang dan Sekretaris, Vecky Palit, Perbarindo Sulutgomalut melakukan langkah-langkah strategis dalam rangka mendorong gerak roda organisasi ini. 

Salah satu yang dilakukan ialah dengan menemui pimpinan otoritas, Kepala OJK Sulutgomalut, Robert Sianipar. 

Dalam pertemuan itu, Robert Sianipar yang notabene Ketua Dewan Pembina Perbarindo Sulutgomalut memberikan ucapan selamat kepada Pengurus DPD Perbarindo yang baru. 

Mengutip Sianipar, Henry Lumintang menyebut, Perbarindo diminta tetap solid menjaga tata kelola manajemen risiko perbankan sambil berupaya mendorong kapasitas SDM BPR

"Kami mau meningkatkan kapasitas karyawan di industri BPR dan OJK menyatakan full support," kata Lumintang yang didampingi Vecky Palit, Senin (16/12/2024). 

Kepala OJK menyatakan kesiapan memberikan pelatihan secara berkala minimal dua kali per semester sebagai bentuk recycling OJK kepada BPR

Kata Lumintang yang notabene Komisaris BPR Prisma Dana, Perbarindo juga diminta menggenjot Strategi Anti Fraud (SAF) dan membentuk Satgas Anti Scammer. 

Dari sisi likuiditas perbankan, OJK mengharapkan BPR mampu meningkatkan Apex Bank melalui kemitraan dengan bank lain. "Paling memungkinkan Apex dengan BSG (Bank SulutGo). Dengan Apex, diharapkan dapat membantu BPR yang likuiditasnya kurang sehat," jelas Lumintang. 

Begitu juga, adanya peluang kerja sama dengan pihak asuransi jiwa dan kredit serta meningkatkan kerja sama sindikasi pembiayaan. Baik antar BPR maupun BPR dengan bank umum. 

"Meskipun demikian, BPR harus tetap memperhatikan prudential banking, sangat berhati-hati," ujar Vecky Palit, Komisaris BPR Citra Dumoga. 

Terakhir, BPR diharapknya sudah bisa menyasar sistem pembayaran digital agar tidak semakin ketinggalan di industri perbankan. "Paling memungkinkan juga kita akan mendorong QRIS lewat skema co-branding," ujar Palit lagi. 

Ketua Dewan Pengawas BPR Perbarindo Sulutgomalut, Allan Pontoh menambahkan, salah satu poin penting lain yang ditegaskan Kepala OJK ialah BPR harus menjaga kepercayaan masyarakat. 

"Kuncinya ialah dengan manajemen risiko dan pemahaman integritas yang menyeluruh di seluruh lapisan manajemen," kata Allan. 

Sebagai bagian menuju ke sana, nantinya akan ada penandatangan Pakta Integritas antara OJK dan Perbarindo Sulutgomalut. "Jika semua ini berjalan pada relnya, tentu BPR niscaya akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi di daerah," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved