Hari Ke-1.026 Perang Rusia - Ukraina: Serangan Kyiv Tewaskan 30 Tentara Korut
Perang Rusia versus Ukraina memasuki hari ke-1.026. Militer Kyiv, Ukraina mengeklaim menembak mati 30 tentara Korea Utara.
Editor:
Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Anggota Plast, organisasi kepanduan nasional Ukraina, menghadiri upacara di stasiun kereta api pusat di Kyiv. Perang Rusia versus Ukraina memasuki hari ke-1.026. Militer Kyiv, Ukraina mengeklaim menembak mati 30 tentara Korea Utara.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Kyiv - Perang Rusia versus Ukraina memasuki hari ke-1.026. Militer Kyiv, Ukraina mengeklaim menembak mati 30 tentara Korea Utara yang membantu Moskow - Rusia pada Senin 16 Desember 2024 Wita.
Sementara Rusia menembakkan 49 pesawat nir awak (drone) ke Kyiv, 19 di antaranya ditembak jatuh.
Berikut daftar peristiwa penting perang Rusia-Ukraina pada hari Senin, 16 Desember dikutip Al Jazeera:
Pertempuran
- Rusia telah meluncurkan 49 pesawat tak berawak untuk menyerang Ukraina semalam, kata militer Ukraina, seraya menambahkan bahwa angkatan udaranya menembak jatuh 27 pesawat tak berawak dan kehilangan jejak 19 lainnya.
- Intelijen militer Ukraina mengatakan pasukannya membunuh atau melukai sedikitnya 30 tentara Korea Utara yang telah dikerahkan oleh Rusia di dekat desa Plekhovo, Vorozhba, dan Martynovka di wilayah Kursk, tempat Ukraina telah merebut wilayah.
- Pasukan Rusia merebut desa Shevchenko di wilayah Donetsk timur Ukraina , kantor berita negara TASS melaporkan pada hari Senin, mengutip Denis Pushilin, kepala wilayah yang ditunjuk Moskow. Klaim tersebut tidak dapat segera diverifikasi.
- Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim pasukannya telah menguasai desa Veselyi Hai dan Pushkino, juga di Donetsk. Kementerian tersebut juga mengatakan pasukan Rusia telah menyerang dan menghancurkan empat sistem pertahanan udara Patriot.
- Dinas keamanan SBU Ukraina mengatakan telah melancarkan operasi untuk menghancurkan 40 gerbong kereta yang membawa bahan bakar untuk pasukan Rusia di wilayah Zaporizhzhia, yang sekarang sekitar 70 persen berada di bawah kendali Rusia.
- Sebuah pesawat nirawak Ukraina menyerang sebuah kampus milik Garda Nasional Rusia pada hari Minggu di wilayah Chechnya, Rusia, sementara Kyiv terus menyerang balik Moskow. Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov membenarkan serangan itu di lokasi milik batalion polisi antihuru-hara Akhmat Grozny.
- Ukraina mengklaim tidak ada lagi kapal Rusia yang berpatroli di Laut Hitam, setelah kekuatan angkatan laut Moskow di daerah tersebut didegradasi oleh Kyiv, kata Alex Gatopoulous dari Al Jazeera, yang melaporkan dari Kyiv.
Politik dan Diplomasi
- Kepala intelijen luar negeri Moskow, Sergey Naryshkin, mengatakan dia belum melakukan kontak dengan CIA mengenai serangan Kyiv dengan senjata jarak jauh Barat ke Rusia dan penggunaan rudal baru oleh Moskow sebagai tanggapan, kantor berita Rusia, RIA, melaporkan.
- Norwegia mengatakan akan menyediakan 2,7 miliar crown (242,38 juta dolar) untuk memperkuat angkatan laut Ukraina dan membantunya menghalangi pasukan angkatan laut Rusia di Laut Hitam. “Sangat penting untuk melindungi penduduk Ukraina dan infrastruktur Ukraina dari serangan Armada Laut Hitam Rusia,” kata Perdana Menteri Jonas Gahr Stoere dalam sebuah pernyataan. “Penting juga untuk melindungi ekspor biji-bijian dan produk lainnya melalui laut, yang menghasilkan pendapatan penting bagi Ukraina.”
- Para menteri luar negeri dari Uni Eropa bertemu di Belgia pada hari Senin; perang Rusia yang sedang berlangsung di Ukraina ada dalam agenda. (Tribun)
Baca Juga
KOMENTAR
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/161224-Kyiv.jpg)