Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penemuan Mayat di Tagulandang

Kronologis Penemuan Mayat Pria di Tagulandang Sulut, Korban Ditemukan Sang Anak

Korban ditemukan oleh Ferdinand anaknya yang memang disuruh ibunya menyusul sang ayah ke kebun.

|
Tribun Manado/Eduard Tahulending
Penemuan mayat Dikson Manopo 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Warga Tagulandang Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara bernama Dikson Manopo (57) ditemukan tewas di perkebunan, Sabtu (7/12/2024) sekitar pukul 16.00 Wita.

Kabar tersebut sontak mengejutkan warga Tagulandang.

Ia ditemukan warga ditemukan warga dengan posisi membungkuk, berjarak sekitar 200 meter dari rumah Dinas Camat Tagulandang Utara.

Baca juga: Ferdinand Terkejut Temukan Ayahnya Meninggal di Pekebunan Tagulandang Sulut, Keluarga Tolak Autopsi

Korban ditemukan oleh Ferdinand anaknya yang memang disuruh ibunya menyusul sang ayah ke kebun.

Menurut keterangan saksi, Jeane Hamel istri korban bahwa suaminya pergi ke kebun pada jam 08.00 Wita dangan membawah sebuah tas.

namun hingga pukul 12.00 Wita, sang suami belum kembali.

Jeane mulai khawatir lantaran Dikson tak membawa makanan saat ke kebun.

Akhirnya Jeane menyuruh anaknya Ferdinand Manopo untuk menyusul bapaknya di kebun.

Ferdinand pergi ke kebun bersama Kamel Kakumboti warga setempat yang diminta untuk menemani.

Namun, sesampai di kebun mereka berdua hanya menemukan tas milik dari ayah Ferdinand.

Mereka kemudian berpencar untuk mencari Dikson.

Alangkah terkejutnya Ferdinand saat menemukan ayahnya dengan posisi membungkuk di tanah.

Setelah diangkat dan melihat, ternyata Dikson Manopo sudah meninggal.

Ferdinan kemudian menyuruh temannya Kamel untuk pergi kekampung memanggil warga untuk memita pertolongan membantu mengangkat korban yang sudah meninggal.

Pemeriksaan awal yang dilakukan tim medis terhadap korban, ditemukan luka memar di atas lengan.

Kapolsek Tagulandang Ipda Albert Tangkome mengatakan bahwa pihak keluarga meminta agar tidak melakukan autopsi.

"Pihak dari keluarga melakukan penolakan untuk dilakukan otopsi," ujar Albert.

Albert pun mengatakan bahwa pihaknya tidak bisa melanjutkan penyelidikan karena dari pihak keluarga menolak autopsi.

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved