Renungan Harian Kristen
Renungan Harian Kristen 1 Petrus 3:3-4, Iman Seorang Perempuan
Dapat dikatakan bahwa makna bukan hanya ditujukan pada wanita saja akan tetapi berlaku untuk semua orang.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Alpen Martinus
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan harian Kristen kali ini berjudul iman seorang perempuan.
1 Petrus 3:3-4 “Perhiasanmu janganlah secara lahiriah, yaitu dengan mengepang-ngepang rambut, memakai perhiasan emas atau dengan mengenakan pakaian yang indah-indah, tetapi perhiasanmu ialah manusia batiniah yang tersembunti dengan perhiasan yang tidak binasa yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tentram, yang sangat berharga di mata Allah.”
Manusia pada umumnya seringkali terjebak pada pandangan fisik saja.
Baca juga: Renungan Harian Kristen, Kejadian 21:14-17, Tuhan Allah Mendengar Tangisanmu
1 Petrus 3:3-4 yang mengingatkan sesungguhnya Allah melihat hati kita dari pada perhiasan ataupun pakaian yang kita kenakan.
Dapat dikatakan bahwa makna bukan hanya ditujukan pada wanita saja akan tetapi berlaku untuk semua orang.
Yesus Kristus melihat perhiasan batiniah kita yaitu kualitas rohani kita yang sangat berharga di mata-Nya meskipun tidak dapat dilihat.
Seorang wanita mengalami banyak kesulitan dalam hidupnya, ada wanita yang menderita pendarahan selama dua belas tahun ini bukanlah waktu yang singkat, sampai perempuan tersebut dijauhi oleh orang-orang disekitar karena keadaan tubuhnya sangat buruk karena terus mengeluarkan darah dan dipercaya bahwa ia tidak akan mengalai kesembuhan.
Ia telah mencoba berbagai cara untuk sembuh, tetapi semuanya gagal, ia sudah banyak mengunjungi banyak tabib, akan tetapi tidak ada yang dapat membantunya.
Sakitnya terus bertambah parah dan dia telah kehilangan semua harta bendanya karena biaya pengobatan.
Tidak bisa dibayangkan bagaimana jika berada di posisi wanita itu mungkin saja kita akan berfikir untuk mengakhiri hidup karena dapat dikatakan tidak ada lagi harapan.
Akan tetapi wanita ini tidak menyerah begitu saja, di saat dia mengetahui bahwa ada Yesus, seketika ia merasa akan adanya harapan dalam dirinya, dan benar adanya ketika berjumpa dengan Yesus, ia menjamah jubah Yesus seketika itu pendarahannya sembuh.
Kita dapat mengimani dari kisah tersebut bahwa disaat kita berpegang teguh hanya kepada Tuhan Yesus Kristus akan ada pengaharapan meskipun kita melihat bahwa tidak ada lagi jalan keluar.
Iman seorang perempuan yang benar merupakan iman yang cerah dan tenang yang muncul dalam diri, ini merupakan perhiasan rohani ini tidak akan bisa rusak oleh perubahan dunia dan tidak akan hilang seiring berjalannya waktu karena itu yang diinginkan oleh Allah.
Setiap orang memiliki kemampuan untuk memperbaiki dirinya secara luar, tetapi hanya sedikit orang yang berjuang untuk memperbaiki dirinya dari dalam.
Asalkan kita mau berusaha, akan selalu ada jalan keluar.
| Renungan Harian Kristen Sabtu 11 April 2026, Matius 28:9-10, Berjumpa dengan Yesus |
|
|---|
| Obor Pemuda GMIM, Renungan Harian Sabtu 11 April 2026, Matius 28:10, Galilea |
|
|---|
| Renungan Harian Kristen 2 Korintus 5:17, Hidup Baru yang Diperbarui Kristus |
|
|---|
| Renungan Pagi Matius 28:6, Ia Telah Bangkit! Sumber Pengharapan Kita |
|
|---|
| Renungan Pagi Mazmur 16:10, Pengharapan yang Tidak Dibiarkan Binasa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Renungan-Harian-Kristen-sxdvzsvzsdv.jpg)