Jumat, 10 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ceramah Islam

Orang Kaya Sejati dalam Islam: Hati, Berbagi, dan Keikhlasan

Prinsip dasarnya adalah bahwa dari rezeki kehidupan tidak dijamin dan kekurangan rezeki tidak mungkin dipertimbangkan.

Editor: Isvara Savitri
The Inquisitr via Tribun Kaltim
Ilustrasi orang kaya. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Menurut Islam, orang kaya yang sesunggunya bukan banyak harta, properti, kendaraan mewah, maupun pakaian berlusin-lusin.

Orang kaya sesungguhnya adalah seseorang hamba yang bersandar kepada Allah SWT.

Hal itu dijelaskan Ustaz Adi Hidayat dalam akun YouTube-nya.

Ceramah berjudul Orang Kaya yang Sesungguhnya ini telah tayang pada 21 Agustus 2021.

Berikut isinya:

Prinsip dasarnya adalah bahwa dari rezeki kehidupan tidak dijamin dan kekurangan rezeki tidak mungkin dipertimbangkan.

Karena hal yang paling mendasar yang dijamin oleh Allah SWT adalah kecukupan.

Doa Melancarkan Rezeki, Jika Rutin Membaca Doanya InsyaAllah Anda Semakin Kaya Raya (ilustrasi orang kaya)
Doa Melancarkan Rezeki, Jika Rutin Membaca Doanya InsyaAllah Anda Semakin Kaya Raya (ilustrasi orang kaya) (Ho/Sriwijaya Post)

Kalau ada orang yang merasa kurang, berarti orang tidak pernah merasa cukup, masalahnya adalah dia mengejar beban yang tidak sesuai dengan kebutuhannya, atau mungkin tidak cukup karena mengejar sesuatu di luar prinsip kecukupan.

Jika orang tersebut ingin naik, maka akan ada lebih banyak level, tetapi Tuhan meyakinkan mereka bahwa selama mereka menggunakannya, mereka akan cukup.

Jika Anda ingin naik dari tingkat kecukupan ke tingkat kedua, Al Quran memberikan cara lain yang lebih indah.

Jika Anda ingin naik satu tingkat, ingatlah setiap tingkat sesuai dengan kecukupan perjalanan hidup seseorang untuk pulang.

Tetapi jika ia tidak mempelajari tingkatan itu, maka ia akan menjadi beban dan akan jatuh dari kecukupan ke kemiskinan, dari kemiskinan ke fakir.

Jika ia tidak mempelajari tangga itu, ia tidak akan melesat naik selamanya, dan jika ia naik karena tidak memiliki tangga, ia akan jatuh.

Sebelum kelahiran Nabi Isa As, ada anugerah awal pertama dari Allah SWT dengan cara yang tidak biasa.

Baca juga: Jelang Natal, Pj Bupati Mitra Denny Mangala Minta Jajaran Pantau Harga di Pasar 

Baca juga: Lirik Berjalan Tak Menjadi Lemah - Hanityas Martharani, Lagu Rohani Kristen

Sayyida Maryam tumbuh di bawah asuhan pamannya, Nabi Zakaria As.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved