Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

WNI di Jepang

Warga Negara Indonesia Jadi Korban di Jepang, Ada yang Tewas dan Luka-luka, Ini Identitas Mereka

Berikut informasi terkait identitas Warga Negara Indonesia atau WNI yang jadi korban tewas dan luka-luka di Jepang pada Minggu 3 November 2024.

Kolase/Tribunnews.com/Richard Susilo
Terjadi keributan di Jepang, Beberapa WNI jadi korban. Foto Lokasi perumahan tempat tinggal beberapa WNI yang ribut besar kemarin (3/11/2024) mengakibatkan satu WNI meninggal dibunuh. 

"Memang sangat ketat sekali untuk memperoleh PR saat ini di Jepang dan bahkan yang tadinya tidak bisa diusik, kini apabila berbuat jahat bisa dicabut status Visa PR nya bahkan mungkin saja disuruh pulang ke negaranya," ungkap sumber Tribunnews.com Senin (22/7/2024).

Di masa lalu pemilik PR masih bisa dimaafkan setelah menjalani hukuman masih bisa tetap menjalani kehidupan dengan status visa PR.

"Namun kini seiring dengan semakin banyak masuknya tenaga asing dan semakin banyak kejahatan muncul oleh tenaga asing, perolehan PR menjadi jauh lebih sulit dan bahkan yang memiliki PR bisa dicabut status visanya tersebut."

Paling banyak status visa WNI di Jepang adalah pemagang, Jishusei 40.275 orang lalu tokutei ginou sebanyak 14.904 orang.

Sedangkan pelajar hanya 2.853 orang, selebihnya adalah visa yang beraneka ragam.

Ada sekitar 27 jenis visa di Jepang, di samping visa turis yang tidak bisa diapa-apakan.

"Visa turis tidak bisa diapa-apakan, kalau sudah habis harus pulang ke Indonesia. Namun ada yang mencoba mengurus visa namin (suaka) di Jepang yang pasti akan ditolak pihak imigrasi.

Bagi yang bandel biasanya akhirnya menjadi ilegal di Jepang. Indonesia tidak dalam keadaan perang, jadi pasti visa namin akan ditolak imigrasi," lanjutnya lagi.

Cukup banyak juga visa (kerjasama antar negara para PNS) yang diberikan kepada para tenaga PNS Indonesia yang dikirimkan ke Jepang dengan jumlah 2.805 orang. 

(Tribunmanado.co.id/Tribunnews.com/Tribunnews.com)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved