Selasa, 28 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pemimpin Iran Khamenei Perintahkan Militer Siapkan Serangan Balasan ke Israel

Pemimpin tertinggi Iran Ayotullah Ali Khamenei telah memerintahkan pejabat militernya untuk mempersiapkan serangan balasan terhadap Israel.

Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Iran meluncurkan drone pada latihan militer beberapa waktu lalu. Pemimpin tertinggi Iran Ayotullah Ali Khamenei telah memerintahkan pejabat militernya untuk mempersiapkan serangan balasan terhadap Israel. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Teheran - Pemimpin tertinggi Iran Ayotullah Ali Khamenei telah memerintahkan pejabat militernya untuk mempersiapkan serangan balasan terhadap Israel, demikian laporan pada hari Kamis, sementara pejabat senior Iran memperingatkan akan adanya respons "keras" dan "tak terbayangkan" terhadap serangan Israel terhadap lokasi militer Iran awal bulan ini.

Laporan di The New York Times, mengutip pejabat Iran, mengatakan tanggapan Teheran tidak akan datang hingga setelah pemilih AS pergi ke tempat pemungutan suara pada tanggal 5 November, meskipun media berita lain mengutip sumber yang mengatakan tanggapan Iran bisa saja datang sebelum pemungutan suara.

Emanuel Fabian dari TOI melaporkan, para pemimpin Iran telah mengancam akan melakukan tindakan balasan setelah Angkatan Udara Israel menyerang baterai antipesawat dan lokasi radar di seluruh Iran pada tanggal 26 Oktober sebagai balasan atas serangan rudal balistik besar-besaran Iran terhadap Israel pada tanggal 1 Oktober. Namun sejauh ini Iran terlihat berusaha meminimalkan kemungkinan terjadinya eskalasi atau serangan ulang.

The  Times, mengutip tiga pejabat yang mengetahui perencanaan perang Teheran, mengatakan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei telah memerintahkan rencana yang disusun oleh Dewan Keamanan Nasional Tertingginya pada hari Senin setelah diberi pengarahan tentang tingkat kerusakan akibat serangan Israel.

Iran mengklaim serangan mendadak itu hanya menyebabkan kerusakan minimal, sementara mengakui bahwa empat tentara tewas. Israel menegaskan serangannya berhasil menghancurkan pertahanan udara dan kemampuan produksi rudal Iran.

Laporan itu mencatat bahwa pejabat militer Iran sedang menyusun daftar kemungkinan target militer Israel.

Laporan terpisah di situs berita AS Axios mengatakan intelijen Israel sedang bersiap menghadapi serangan dalam beberapa hari mendatang yang melibatkan sejumlah besar rudal balistik dan drone yang diluncurkan oleh kelompok-kelompok yang didukung Iran di Irak.

Melakukan serangan melalui milisi pro-Iran di Irak dapat menjadi upaya Teheran untuk menghindari serangan Israel lainnya terhadap target strategis di Iran, kata laporan itu.

Baik Axios maupun laporan CNN pada hari Rabu yang mengutip sumber yang memiliki pengetahuan tentang perencanaan perang Iran mengatakan serangan balasan dapat dilancarkan menjelang pemilu AS pada tanggal 5 November.

Namun, sumber yang berbicara kepada Times mengatakan Iran akan menahan diri sampai setelah pemilu, karena khawatir meningkatnya ketegangan dapat meningkatkan peluang mantan presiden Donald Trump melawan Demokrat Kamala Harris.

Berbicara pada hari Kamis di akhir kursus pelatihan perwira tempur IDF di pangkalan dekat Mitzpe Ramon, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu membanggakan bahwa serangan mendadak Israel telah menargetkan "perut lunak" Iran dan meninggalkannya tanpa payung pertahanan udara.

"Kata-kata kasar para pemimpin rezim di Iran tidak dapat menutupi fakta bahwa Israel memiliki kebebasan bertindak yang lebih besar di Iran saat ini daripada sebelumnya," katanya. "Kami dapat menjangkau mana saja di Iran sesuai kebutuhan."

Iran telah mengklaim secara terbuka bahwa serangan Israel sebagian besar digagalkan dan pertahanan udaranya mampu menahan ancaman tersebut.

Pada hari Kamis, Mohammad Mohammadi Golpayegani, seorang pembantu senior Khamenei, memuji kinerja pertahanan udara Iran dalam "mencegah masuknya pejuang rezim Zionis ke wilayah tersebut" dan mengatakan kerusakan akibat serangan itu "minimal."

"Tindakan rezim Zionis baru-baru ini dalam menyerang sebagian wilayah negara kami adalah tindakan putus asa dan Republik Islam Iran akan memberikan tanggapan yang keras dan penuh penyesalan," katanya, menurut kantor berita Tasnim.

Berbicara pada hari Kamis, Jenderal Hossein Salami, kepala Korps Garda Revolusi Islam, cabang militer Iran, memperingatkan tentang tanggapan yang "tak terbayangkan" terhadap Israel.

“Israel telah mencapai tahap kehancuran dan akhir-akhir ini bertindak membabi buta dan tanpa mematuhi aturan apa pun, melakukan segala bentuk kejahatan,” imbuhnya, menurut Tasnim. (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved