Kasus Digigit Anjing
Marak Kasus Digigit Anjing di Sulawesi Utara, Ini Cara Menanganinya
Di Sulawesi Utara akhir-akhir ini marak kasus gigitan anjing. Berikut cara penanganannya agar tidak terkena rabies.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Rizali Posumah
Sementara hewannya akan dikarantina selama 14 hari.
"Jika dalam 14 hari tidak menunjukkan gejala rabies, berarti aman (tidak tertular rabies),” terang Radhiyan.
Radhiyan mengatakan, semakin dekat lokasi gigitan dengan sistem saraf pusat (otak) gejala akan semakin cepat muncul.
Apa saja hewan pembawa rabies
Sementara itu, Dosen fakultas kedokteran hewan Universitas Gadjah Mada (UGM) Slamet Raharjo mengatakan, semua hewan dapat membawa virus rabies.
“Terutama hewan pemakan daging/karnivora, namun semua hewan berdarah panas dapat tertular dan dapat menularkan,” tutur Slamet kepada Kompas.com, Senin (19/6/2023).
Menurutnya, kasus yang ada di Indonesia 98 persen ditularkan oleh anjing dan 2 persennya ditularkan oleh kucing, monyet, dan musang.
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
Bergabung dengan WA Tribun Manado di sini >>>
Simak Berita di Google News Tribun Manado di sini >>>
Baca Berita Update TribunManado.co.id di sini >>>
Sumber: Tribun Manado/Kompas.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Ilustrasi-Kasus-gigitan-anjing-di-Sulawesi-Utara-marak-terjadi.jpg)