Rabu, 27 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kasus Digigit Anjing

Marak Kasus Digigit Anjing di Sulawesi Utara, Ini Cara Menanganinya

Di Sulawesi Utara akhir-akhir ini marak kasus gigitan anjing. Berikut cara penanganannya agar tidak terkena rabies.

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Rizali Posumah
freepik.com
Ilustrasi - Kasus gigitan anjing di Sulawesi Utara. 

Sementara hewannya akan dikarantina selama 14 hari.

"Jika dalam 14 hari tidak menunjukkan gejala rabies, berarti aman (tidak tertular rabies),” terang Radhiyan.

Radhiyan mengatakan, semakin dekat lokasi gigitan dengan sistem saraf pusat (otak) gejala akan semakin cepat muncul. 

Apa saja hewan pembawa rabies

Sementara itu, Dosen fakultas kedokteran hewan Universitas Gadjah Mada (UGM) Slamet Raharjo mengatakan, semua hewan dapat membawa virus rabies. 

“Terutama hewan pemakan daging/karnivora, namun semua hewan berdarah panas dapat tertular dan dapat menularkan,” tutur Slamet kepada Kompas.com, Senin (19/6/2023).

Menurutnya, kasus yang ada di Indonesia 98 persen ditularkan oleh anjing dan 2 persennya ditularkan oleh kucing, monyet, dan musang.

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Bergabung dengan WA Tribun Manado di sini >>>

Simak Berita di Google News Tribun Manado di sini >>>

Baca Berita Update TribunManado.co.id di sini >>> 

Sumber: Tribun Manado/Kompas.com)

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved